banner

Dua Bulan Roboh Pasca Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat, Tugu Milik Desa Punggulan Tak Kunjung di Perbaiki.

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Asahan, Tugu selamat datang Desa Punggulan di Kabupaten Asahan rusak setelah ditabrak truk pengangkut alat berat (Beko) lebih dari dua bulan lalu, tapi belum diperbaiki. Ini menjadi sorotan masyarakat dan publik karena tugu tersebut adalah ikon bersejarah bagi masyarakat di dua kecamatan Air Joman dan Silau Laut.

Warga Desa Punggulan meminta Pemerintah Desa untuk mengambil langkah tegas dan meminta pertanggungjawaban dari pihak perusahaan pemilik truk.

Hal ini disampaikan Ketua Pemuda Bersatu Asahan, Adiet.

“Pengusaha yang truknya menabrak tugu harus bertanggung jawab untuk membangunnya kembali”, ujar Adiet.

Sementara itu, Supriadiaanto Kepala Dusun (Kadus) satu senada dengan Sekdes Desa Punggulan, Nanang, mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak pengusaha dan siap bertanggung jawab.

” Sudah kita lakukan kordinasi dengan pihak perusahaan, tapi belum mendapatkan tukang untuk memperbaiki tugu karena tukang sebelumnya merantau, tapi kami pihak desa minta terima bersih bang.”, sebut Sekdes, Kamis (7/8/2025).

Banyak yang menyayangkan lantaran tak segera dibangun mengingat gerbang tersebut merupakan ikon ataupun tugu bersejarah bagi masyarakat di dua kecamatan Air Joman, Silau laut Kabupaten Asahan.

Kepada awak media, beberapa warga punggulan yang enggan disebutkan namanya meminta dan berharap agar pemerintah Desa Punggulan mengambil langkah tegas dengan meminta pertanggungjawaban dari pihak perusahaan selaku pemilik truk kontainer.

” Itu tugu kebanggaan kami, kami minta pihak Pemerintah Desa tegas. jangan biarkan hal ini berlarut – larut, Ikon kita di rusak oleh orang tapi tidak di perbaiki. Maaf sebelumnya, Ini menyangkut harga diri, Pemerintah Desa harus segera meminta pertanggung jawaban dari pengusaha atau pemilik trado pengangkut alat berat yang menabrak tugu itu,” tutur salah satu warga yang namanya enggan ditulis.

Hingga saat ini pihak perusahan yang dimaksud belum bisa dimintai tanggapannya terkait insiden tersebut.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *