Baru.png

Hari Kelima Tanggap Darurat NTT, Pemerintah Kirim 65 Ton Logistik Lewat 5 Pesawat

banner 120x600

Cakrawalanational.newsJakarta, Pemerintah terus memperkuat langkah tanggap darurat penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada Rabu 19 Agustus 2026, hari kelima pascabencana, pemerintah kembali mengirim bantuan logistik atas instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Sebanyak 5 pesawat diberangkatkan sejak pukul 04.00 WIB dengan membawa total 65 ton logistik. Dengan tambahan ini, total bantuan yang telah diangkut sejak hari pertama hingga hari kelima mencapai 253 ton.

Bantuan yang dikirim mencakup makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Pengiriman dilakukan bertahap sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi akses ke wilayah terdampak.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut mendukung koordinasi dan percepatan respons di lapangan.

“Dua posko bantuan utama ditempatkan di Labuan Bajo dan Maumere,” ujar Teddy.

Dari Labuan Bajo, distribusi diarahkan ke Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara dari Maumere, bantuan disalurkan ke Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Distribusi menggunakan berbagai moda transportasi. Jalur udara memakai helikopter dan pesawat kecil untuk menjangkau wilayah sulit. Jalur laut diperkuat 3 KRI dan 1 kapal rumah sakit. Jalur darat sudah bisa digunakan sejak hari kedua untuk mempercepat mobilisasi bantuan.

“Langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan bencana dilakukan melalui koordinasi lintas unsur dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan sasaran, dan kesinambungan distribusi,” kata Teddy.

Pemerintah juga terus memantau perkembangan di lapangan agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat dipenuhi bertahap.

Teddy menyebut kepemimpinan lapangan yang sigap dan koordinatif penting dalam situasi darurat. Respons cepat ini bagian dari semangat gotong royong pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat.

Pemerintah mengapresiasi seluruh aparat, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat yang bekerja bersama dalam penanganan bencana di NTT.

“Dengan sinergi dan koordinasi yang terus diperkuat, pemerintah berkomitmen memastikan respons kemanusiaan berjalan cepat, distribusi bantuan semakin efektif, dan masyarakat terdampak mendapatkan dukungan yang dibutuhkan hingga proses pemulihan berlangsung,” tutup Teddy.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *