Baru.png

PT TIMAH Tanamkan Budaya ESG ke Karyawan Lewat Webinar

banner 120x600

Cakrawalanational.newsPangkalpinang Babel, PT TIMAH Tbk memperkuat penerapan Environmental, Social, and Governance atau ESG sebagai budaya kerja di lingkungan perusahaan. Upaya itu dilakukan melalui webinar bertema “Strategi Implementasi ESG untuk Pertambangan Berkelanjutan”.

Kegiatan yang digelar secara hybrid pada Kamis (16/7/2026) itu menghadirkan dua pakar dari Trisakti Governance Center, yakni Dr. Deni Darmawati dan Dr. Yulia Eka Riyanti.

PT TIMAH menyebut ESG bukan hanya tanggung jawab institusi, tetapi harus dijalankan seluruh karyawan. Perusahaan menjadikan ESG sebagai fondasi keberlanjutan dari aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Pada aspek lingkungan, PT TIMAH berupaya mengelola dampak operasional pertambangan melalui reklamasi, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, dan pengurangan emisi gas rumah kaca.

Di aspek sosial, perusahaan memperkuat hubungan dengan masyarakat, meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja, serta memberi manfaat bagi pemangku kepentingan.

Untuk tata kelola, PT TIMAH berkomitmen menjalankan bisnis sesuai regulasi dengan prinsip kepatuhan, transparansi, dan integritas.

*ESG Jadi Strategi Jangka Panjang*
Narasumber Dr. Deni Darmawati menjelaskan ESG merupakan strategi menciptakan nilai jangka panjang perusahaan.

Pilar Environmental mencakup pengelolaan emisi, efisiensi energi dan air, pengelolaan limbah, pelestarian keanekaragaman hayati, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Pilar Social meliputi ketenagakerjaan, K3, keberagaman dan inklusi, hak asasi manusia, keamanan data pelanggan, serta pengembangan masyarakat.

Sedangkan pilar Governance mencakup struktur tata kelola, etika bisnis dan antikorupsi, manajemen risiko, kepatuhan regulasi, sistem pengendalian, dan transparansi pelaporan.

“ESG bukan sekadar pelaporan, tetapi hampir seluruh aktivitas sehari-hari di perusahaan berkaitan dengan ESG. ESG adalah cara kita bekerja, mengambil keputusan, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan, masyarakat, serta lingkungan,” kata Deni.

Ia menambahkan, penerapan ESG kini menjadi strategi mengelola risiko, meningkatkan daya saing, dan menjawab tuntutan pasar global. Implementasi ESG juga membuka akses pasar global, peluang pendanaan, efisiensi operasional, dan memperkuat reputasi perusahaan.

Sementara itu, Dr. Yulia Eka Riyanti memaparkan pilar keberlanjutan dan ikhtisar keberlanjutan PT TIMAH tahun 2025 berdasarkan berbagai indikator.

(HR75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *