Baru.png

Janji Bupati Tapteng Terbukti, Korban Bencana Mulai Rasakan Pencairan Jadup dan Stimulan Tahap II

banner 120x600

Cakrwalanational.news-Tapanuli Tengah Sumatera Utara, Penantian panjang masyarakat korban bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, akhirnya mulai berbuah kepastian. Setelah aksi damai yang digelar warga beberapa pekan lalu untuk mempertanyakan realisasi bantuan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mulai menyalurkan Bantuan Hidup (Jadup) dan bantuan stimulan pemulihan ekonomi tahap II melalui Kantor Pos di wilayah masing-masing.

Pencairan bantuan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat. Bagi para penerima, realisasi bantuan ini tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan hak, tetapi juga mencerminkan tindak lanjut atas komitmen pemerintah daerah dalam merespons aspirasi korban bencana.

Mewakili suaminya, Yusman, salah seorang penerima bantuan, Yuniria Waruwu (Ina Dolona) mengaku lega karena bantuan yang selama ini dinantikan akhirnya dapat diterima keluarganya.

“Kami sangat bersyukur bantuan ini akhirnya kami terima. Terima kasih kepada Bupati Tapanuli Tengah beserta seluruh jajaran yang telah merealisasikan pencairan Jadup dan bantuan stimulan pemulihan ekonomi. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami untuk mulai bangkit dan memulihkan kondisi ekonomi setelah bencana,” ujar Yuniria saat ditemui di kediamannya, Sabtu (27/6/2026).

Yuniria juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kelurahan dan Plt. Camat Lumut, Rani Rahmadani S.Sos, yang dinilainya aktif mendampingi masyarakat sejak proses pendataan hingga pencairan bantuan.

“Selama menunggu proses pencairan, pemerintah kelurahan dan Ibu Plt. Camat  terus memberikan penjelasan kepada masyarakat, mengawal pendataan, serta mengajak kami tetap bersabar sampai bantuan benar-benar direalisasikan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, keluarganya menerima bantuan dengan total sekitar Rp13 juta setelah melalui proses verifikasi administrasi dan penandatanganan dokumen penerimaan di Kantor Pos. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi modal awal bagi keluarganya untuk kembali membangun kehidupan dan memulihkan kondisi ekonomi yang terdampak bencana.

Meski demikian, Yuniria berharap proses penyaluran bantuan belum berhenti sampai di sini. Ia meminta pemerintah terus menuntaskan hak masyarakat yang hingga kini masih menunggu pencairan, termasuk bantuan perbaikan rumah bagi korban dengan kategori rusak ringan, sedang, maupun berat.

“Kami percaya pemerintah akan terus menyelesaikan seluruh proses bantuan. Harapan kami, masyarakat yang belum menerima pencairan segera mendapatkan haknya, begitu juga bantuan perbaikan rumah agar seluruh korban bencana dapat merasakan pemulihan secara menyeluruh,” katanya.

Realisasi pencairan Jadup dan bantuan stimulan pemulihan ekonomi tahap II menjadi langkah penting dalam percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah. Masyarakat berharap sinergi antara pemerintah dan warga terus terjaga sehingga seluruh tahapan bantuan dapat diselesaikan secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh keluarga terdampak.

(YA/CNN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *