Baru.png

Imigrasi Babel Bentuk “Desa Binaan” di Belitung Timur untuk Cegah TPPO dan TPPM

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Manggar Belitungtimur, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Langkah nyata itu diwujudkan melalui kegiatan Pembentukan dan Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Jumat 19 Juni 2026.

Kegiatan di Aula Kantor Desa Mekar Jaya itu dihadiri Plh. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Pandan Deddy Yulianto, Camat Manggar, Kepala Desa Mekar Jaya, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPD, perwakilan SMA Negeri 1 Manggar, dan warga.

Ketua Tim Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenim Babel Rudi Sari’ie hadir mewakili Plh. Kepala Kantor Wilayah.

Dalam sambutannya, Rudi menegaskan pengawasan keimigrasian tidak dapat dilakukan sendiri oleh Imigrasi. Diperlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Rudi juga menyampaikan, desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan. Desa bertugas memberikan edukasi dan mendeteksi lebih awal potensi terjadinya TPPO maupun TPPM.

“Desa Binaan Imigrasi menjadi wadah kolaborasi antara Imigrasi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan serta meningkatkan kesadaran terhadap bahaya perdagangan orang dan penyelundupan manusia,” kata Rudi.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penetapan Desa Mekar Jaya sebagai Desa Binaan Imigrasi di Beltim.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan pengukuhan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) Desa Mekar Jaya. Kehadiran PIMPASA diharapkan mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan Imigrasi dalam memberikan informasi maupun edukasi terkait keimigrasian.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi TPPO dan TPPM. Materinya meliputi berbagai modus operandi, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan indikasi tindak pidana perdagangan orang dan penyelundupan manusia.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung selama kegiatan. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat Desa Mekar Jaya terhadap isu TPPO dan TPPM.

Melalui pembentukan Desa Binaan Imigrasi ini, diharapkan terbangun kanal komunikasi yang lebih efektif antara Pemerintah Desa Mekar Jaya dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Pandan. Dengan begitu koordinasi dan pertukaran informasi di bidang keimigrasian dapat berjalan lebih cepat dan tepat.

Pembentukan Desa Binaan Imigrasi menjadi bagian dari komitmen Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Babel dalam menghadirkan kehadiran negara hingga ke tingkat desa, sekaligus memperkuat upaya pencegahan TPPO dan TPPM melalui kolaborasi yang berkelanjutan bersama masyarakat.

(HR75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *