Cakrawalanational.news–Jakarta, Ada angin segar buat pengguna Pertamax. Pasalnya, Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan menyebut dewan komisaris sudah minta manajemen menyiapkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mulai awal Juli 2026, seiring turunnya harga minyak mentah dunia.
“Kami mendorong manajemen untuk segera menyesuaikan dengan harga minyak dunia yang sudah mulai turun,” kata Iriawan, Jumat (26/6/2026) kepada Awak Media.
Tapi jangan senang dulu. Iriawan bilang penurunan di SPBU nggak akan langsung. Alasannya: Pertamina masih memproses minyak yang dibeli saat harga masih tinggi, di atas 80 dolar AS per barel akibat ketegangan Teluk.
“Karena minyak yang sekarang ini diproses bulan yang lalu, dengan harga yang lalu,” ujarnya.
Kendati demikian, saat ini harga BBM nonsubsidi masih mahal. Sejak 10 Juni 2026, Pertamax naik dari Rp12.300 jadi Rp16.250/liter. Pertamax Green 95 dari Rp12.900 jadi Rp17.000/liter. Pertamax Turbo Rp20.750, Dexlite Rp23.000, Pertamina Dex Rp24.800.
“Turunnya berapa, nanti kita lihat ke depan. Mudah-mudahan bisa turun sesuai harapan masyarakat,” pungkas Iriawan kepada wartawan.
(Red)











Tinggalkan Balasan