Cakrawalanational.news–Pangkalpinang, Walikota Pangkalpinang Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Prof. Saparudin mengingatkan dokter agar menjaga etika profesi di tengah gempuran media sosial. Pesan itu disampaikan saat melantik pengurus IDI Cabang Pangkalpinang 2026-2029 di Balai Besar Betason, Sabtu malam (13/6/2026).
Prof. Udin, sapaan Saparudin, menyebut tantangan dokter makin kompleks. Perkembangan teknologi medis dan tuntutan masyarakat menuntut kompetensi yang terus diasah. “Dunia kedokteran berkembang sangat cepat. Inovasi hadir untuk bantu diagnosis lebih akurat. Peningkatan kapasitas dokter harus berkesinambungan,” ujarnya.

Selain kompetensi, Saparudin menyorot etika. Menurutnya, era digital dan media sosial punya dua sisi: manfaat dan tantangan. “Kemampuan menyaring informasi serta menjaga etika profesi menjadi hal yang sangat penting bagi setiap dokter,” kata dia.
Ia mengajak seluruh dokter menjaga marwah profesi, mengedepankan keselamatan pasien, dan mewariskan nilai luhur kedokteran ke generasi berikutnya. “Dalam perkembangan teknologi dan maraknya sosial media, mari bersama jaga kehormatan profesi demi keselamatan pasien,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Saparudin menegaskan komitmen Pemkot Pangkalpinang memperluas akses kesehatan. Pemkot menganggarkan Rp15 miliar untuk program Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan.

“Kami bersama Dinas Kesehatan siapkan sekitar Rp15 miliar untuk dukung kepesertaan BPJS lewat skema PBI. Dengan ini, masyarakat bisa berobat di rumah sakit maupun puskesmas tanpa terkendala biaya,” jelasnya.
Pelantikan ini disebut jadi momentum memperkuat peran IDI dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan. Saparudin berharap sinergi IDI Cabang Pangkalpinang dan Pemkot makin kuat.
“Pelantikan ini tanda organisasi terus berjalan, dari pengurus lama ke pengurus baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan sejalan dengan visi IDI,” ujar dia.
(HR75)











Tinggalkan Balasan