Desain tanpa judul.png

Gerilya Sosial Polresta Deli Serdang di 5 Kecamatan: Dari Pengobatan Gratis Hingga Menyasar Sentra Disabilitas

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Deliserdang, Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tahun 2026, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Deli Serdang beserta jajaran Polsek melakukan aksi nyata di tengah masyarakat. Pada Rabu (17/06/2026), aparat kepolisian menggelar rangkaian kegiatan bakti sosial, bakti kesehatan, dan bakti religi secara serentak di lima kecamatan strategis.

Langkah masif ini menyasar wilayah Kecamatan Pantai Labu, Bangun Purba, Tanjung Morawa, Lubuk Pakam, dan STM Hilir. Ragam aksi kemanusiaan yang dihadirkan meliputi pembagian paket sembako, santunan anak yatim, layanan pengobatan gratis, hingga aksi gotong royong membersihkan rumah ibadah lintas agama.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., memimpin langsung pergerakan di Kecamatan Pantai Labu. Bersama jajaran Forkopimcam dan Bhayangkari, Kapolresta melakukan aksi door-to-door di Desa Bagan Serdang untuk memastikan bantuan sembako tepat sasaran, dilanjutkan dengan pemantauan pengobatan gratis oleh Sie Dokkes di Mapolsek setempat.

Daya kritis dan ketepatan sasaran dalam agenda ini terlihat dari pemetaan distribusi bantuan yang bervariasi di setiap Polsek:

-Polsek Tanjung Morawa: Menyasar sektor inklusi dengan menyalurkan bantuan kepada pengurus dan siswa Yayasan Pendidikan Tuna Netra (YANPENTRA) di Desa Tanjung Baru, serta membersihkan gereja dan masjid.

-Polsek Bangun Purba: Memprioritaskan klaster masyarakat rentan, seperti penderita sakit menahun dan warga yang mendiami rumah tidak layak huni (RTLH).

-Polsek STM Hilir & Lubuk Pakam: Fokus pada penguatan jaring pengaman sosial melalui santunan anak yatim di Balai Desa Sumbul dan pembagian sembako bagi keluarga prasejahtera di berbagai kelurahan.

Secara objektif, gerakan serentak ini mendapatkan apresiasi tinggi dari warga penerima manfaat. Kehadiran langsung personel kepolisian di lapangan efektif memotong jalur birokrasi pembagian bantuan, sehingga masyarakat bawah dapat langsung merasakan dampaknya.

Namun, di balik keberhasilan seremonial menyambut Hari Bhayangkara ke-80 ini, tersirat tantangan besar bagi institusi Polri. Publik tentu berharap aksi sosial seperti pengobatan gratis dan bedah kepedulian terhadap warga sakit menahun di Bangun Purba tidak berhenti saat momentum perayaan ulang tahun saja.

Tantangan nyata bagi Polresta Deli Serdang ke depan adalah bagaimana mengintegrasikan semangat bakti sosial ini menjadi program pelayanan rutin yang konsisten dan berkelanjutan.

Kombes Pol Hendria Lesmana menegaskan bahwa momentum ini adalah wadah bagi institusi untuk merekatkan hubungan dengan warga.”Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara serentak ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum peringatan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi, membantu sesama, dan memberikan manfaat nyata,” tegas Kapolresta.

Langkah serentak yang berjalan aman dan tertib ini menjadi modal sosial penting bagi Polresta Deli Serdang dalam menjaga stabilitas keamanan (Kamtibmas) berbasis pendekatan humanis di wilayah Sumatra Utara.

(M. Habil Syah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!