Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Di tengah fluktuasi harga komoditas global, PT Timah Tbk merayakan usia emas 50 tahun. Perayaan digelar di Graha Timah, Kantor Pusat PT Timah Tbk, Pangkalpinang Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Minggu (3/10/2026).
Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, hadir langsung. Di panggung perayaan, Didit tidak hanya memberi selamat, tetapi menitipkan pesan keras: sinergi harus sehat dan manfaatnya harus dirasakan rakyat.
“Kita perlu membangun sinergi yang sehat agar setiap potensi yang dimiliki Bangka Belitung dapat dikelola dan dikembangkan secara optimal untuk kepentingan bersama,” ujar Didit.
Menurut Didit, 50 tahun bukan sekadar angka ulang tahun perusahaan. PT Timah telah melekat dalam sejarah ekonomi Babel – dari pengelolaan sumber daya mineral hingga penopang fiskal daerah.
“Jadikan perjalanan lima dekade ini sebagai modal untuk terus berinovasi, menjaga kepercayaan, dan memberikan karya terbaik bagi negeri,” katanya.
Didit mengingatkan, perayaan ini harus menjadi momen refleksi, bukan sekadar seremoni. Menghargai kontribusi para pendahulu sekaligus meneguhkan komitmen agar perusahaan pelat merah itu tetap memberi manfaat nyata bagi masyarakat, negara, hingga di tingkat internasional.
“Peringatan HUT ke-50 ini tidak hanya merayakan usia perusahaan, tetapi juga merupakan kesempatan untuk berrefleksi, menghargai kontribusi para pendahulu, serta meneguhkan komitmen untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan negara,” tegasnya.
Di sisi lain, Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Widiyantoro, dalam laporannya menyebut kinerja perusahaan cukup positif. Sepanjang periode 2025 hingga Juni 2026, harga timah mengalami kenaikan sehingga laba perusahaan meningkat.
“Alhamdulillah selama periode tahun 2025 sampai Juni 2026, harga timah mengalami kenaikan sehingga dari laba yang dihasilkan, perusahaan dapat memberikan sumbangsih kepada negara,” pungkas Restu.
Di usia emas, tantangan PT Timah tidak ringan. Publik Babel masih menagih transparansi pengelolaan, reklamasi pascatambang, dan distribusi manfaat ekonomi yang lebih berkeadilan.
Momentum 50 tahun ini menjadi ujian apakah PT Timah mampu bertransformasi dari sekadar penambang timah menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat Babel.
(HR75)










Tinggalkan Balasan