Baru.png

Prof Udin ke ASN Pangkalpinang: Jangan Cuma Kerja, Tulis!

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Walikota Pangkalpinang Prof Saparudin punya pesan pendek tapi menohok untuk aparatur sipil negara, setiap pekerjaan harus dicatat. Bukan sekadar dikerjakan, tapi didokumentasikan sebagai bukti kinerja.

Penegasan itu ia sampaikan saat sosialisasi penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kamis (22/10/2026), di Ruang Beratuson, Gedung Tudung Saji Kantor Walikota Pangkalpinang Babel. Hadir para pejabat eselon, camat, lurah, dan jajaran terkait.

Menurut walikota yang akrab disapa Prof Udin, era digital sudah memudahkan ASN merekam jejak kerja. Bisa lewat tulisan, foto, rekaman suara, hingga video. Dokumentasi itu bukan formalitas, melainkan bukti bahwa tugas dan tanggung jawab benar-benar dilaksanakan.

“Pokoknya ditulis, kebenarannya. Kalau yang dikerjakan, ditulis,” tegas Prof Udin.

Ia menjelaskan, dalam sistem manajemen talenta, semua aktivitas ASN punya nilai. Tidak hanya pekerjaan administratif di balik meja, tetapi juga pelayanan langsung kepada masyarakat di lapangan. Dengan pencatatan yang sistematis, rekam jejak setiap pegawai bisa ditelusuri dan dievaluasi secara objektif.

Penerapan manajemen talenta di Pemkot Pangkalpinang akan masuk ke tahap penginputan data melalui aplikasi yang disediakan pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN). Karena itu, Prof Udin meminta setiap perangkat daerah menyiapkan data kinerja secara optimal.

Tujuannya satu: penempatan pegawai tidak lagi berdasarkan kedekatan, tetapi kompetensi, potensi, dan rekam jejak kinerja.

“The right man in the right place,” ujar Prof Udin.

Pesan itu jelas. Di bawah sistem talenta, ASN yang tidak mencatat sama dengan tidak bekerja.

(HR75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *