Cakrawalanational.news-Deliserdang, Polresta Deli Serdang mencatat hasil signifikan dalam pelaksanaan Operasi Sikat Toba 2026. Operasi yang digelar selama 20 hari, sejak 14 September hingga 3 Oktober 2026, berhasil mengungkap 100 target operasi tindak pidana pencurian dengan pencapaian 100 persen.
Operasi Sikat Toba 2026 merupakan operasi kepolisian yang difokuskan untuk menekan angka kejahatan jalanan, khususnya pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian dengan kekerasan (Curas) yang meresahkan masyarakat.
Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Kompol Muhammad Isral, S.I.K., M.H., mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama solid antara Satreskrim Polresta Deli Serdang dengan seluruh jajaran Polsek.
“Sasaran operasi tidak hanya menyasar pelaku, tetapi juga sejumlah lokasi dan barang yang berkaitan dengan tindak pidana Curat maupun Curas,” ujar Kompol Isral.
Berdasarkan rekapitulasi harian, 100 target operasi yang berhasil diungkap terdiri dari 40 target orang, 30 target tempat, dan 30 target barang.
Tidak hanya target utama, Polresta Deli Serdang juga berhasil mengungkap kasus di luar target operasi atau Non Target Operasi (Non TO). Dari target awal 30 Non TO, jajaran Satreskrim berhasil mengungkap 37 kasus dengan rincian 14 target orang, 13 target tempat, dan 10 target barang. Capaian ini melebihi target yang ditetapkan.
“Total keseluruhan, ada 137 pengungkapan selama Operasi Sikat Toba 2026. Ini menjadi bagian dari upaya kami menekan tindak kriminalitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” jelasnya.
Polresta Deli Serdang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan penegakan hukum dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.
“Melalui Operasi Sikat Toba 2026, kami berharap kehadiran aparat di lapangan dapat memberikan perlindungan dan menciptakan wilayah hukum Polresta Deli Serdang yang semakin aman dan kondusif,” tutup Kasat Reskrim.
(M. Habil Syah)










Tinggalkan Balasan