Baru.png

Krisis Air Bersih di Bulagi, Syamsul Bahri Komitmen Akan Mengatasi Masalahnya Demi Untuk Masyarakat di Daerah Bulagi Bangkep

banner 120x600

Cakarawalanational.news-Salakan, Krisis air bersih yang terjadi di Kecamatan Bulagi, Bulagi Utara dan Bulagi Selatan belum berakhir sampai sekarang ini, masyarakat tiga Kecamatan di Bulagi sudah terbiasa dengan kelangkaan air bersih, apa lagi di musim kemarau yang masih terjadi sampai sekarang di Kabupaten Banggai Kepulauan
Sedangkan sumber air bersih yang dikelola oleh Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Unit Bulagi hanya satu sumber yaitu di Desa Bangunemo Olulan Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Provinsi Sulawesi Tengah.

Secara fakta di lapangan sebagian besar masyarakat di tiga kecamatan masih banyak terdapat desa-desa yg belum sama sekali tersentuh air bersih dari PDAM ada pun desa lainnya sudah di aliri air PDAM tapi belum full setiap hari bisa berjalan, sehingga masyarakat harus menyiapkan penampungan penampungan air atau tong air. “Torang di sini setiap rumah harus punya penampungan air karena air tidak setiap hari jalan,” ungkap salah satu masyarakat Desa Bulagi Dua.

Keadaan seperti ini sudah lama bahkan sudah bertahun tahun masyarakat Bulagi belum sepenuhnya menikmati air bersih. Dalam mengatasi persolan ini tentunya pihak pemerintah yang punya peran penting lewat Dinas terkait dan PDAM.

Langkah langkah dan upayah yang sudah di lakukan selama ini belum bisa membuahkan hasil dalam mengatasi krisis air bersih di Wilayah Bulagi.

Direktur PDAM Banggai Kepulauan Syamsul Bahri saat dikonfirmasi di Kantornya di Salakan, terkait penangganan kebutuhan air bersih di Wilayah 3 Kecamatan Bulagi mengatakan, sejauh ini kami tetap fokus untuk menangani persoalan yang ada di Daerah Bulagi, untuk itu saya sudah memerintahkan kepada Kepala PDAM Unit Bulagi untuk mengontrol jaringan pipa minimal 2 bulan sekali, karena persoalan yang selalu terjadi adalah kebocoran pipa, baik pipa induk maupun pipa yg terpasang ke jaringan rumah warga, ujar Syamsul.

Ditambahkannya, Sedangkan kendala yang lain baru-baru ini, mesin pompa yang ada di sumber air tinggal 1 unit yang beroperasi seharusnya 2 unit itu kami segera akan memperbaiki mesin tersebut, dan dalam waktu dekat ini sudah bisa beroperasi kembali. Apabila ada kendala dilapangan segera di laporkan kepada saya, ungkap Kepala PDAM Salakan.

Lebih lanjut di katakan Syamsul, kalau jaringan pipa yang ada sekarang di Kecamatan Bulagi utara dan Kecamatan Bulagi tidak ada kendala, belum lama ini memang ada keterlambatan air mengalir di jalur pipa Kelurahan Bulagi dan sekitarnya, tetapi Saya sudah perintahkan petugas dari Salakan untuk memperbaiki kebocoran pipa induk yang berada di Kelurahan Bulagi, Bulagi Dua dan Kampung Baru. Jalur ini melayani Kelurahan Bulagi sampai ke Desa Sosom, ucapnya.

Sementara itu dengan kelangkaan air bersih yang terjadi baru-baru ini akibat juga kemarau yang panjang, kami sudah mengatasi dengan menyuplai air bersih dengan mobil tangki di d
Desa-Desa yang terdampak kelangkaan air bersih, ini bukti keseriusan kami dari PDAM, dan saya sebagai pimpinan menyampaikan segera laporkan kalau ada kendala atau pun air tidak berjalan normal. Kami pastikan akan turun lapangan menindak lanjuti laporan tersebut, kata Samsul Basri.

Dengan lugas Syamsul Bahri mengatakan saya tetap berkomitmen dan fokus mengatasi masalah air bersih di Wilayah Bulagi, untuk jangka pendek ini kita akan terus membenahi secara tekhnik di lapangan dan para petugas yang ada untuk bertindak cepat setiap ada masalah yang terjadi, apabila air tidak berjalan dengan normal kami akan bertindak dengan cepat, alau ada kendala tekhnik di mesin dan sumber air yang ada di Desa Bangunemo, kami juga akan bertindak cepat, tegas Syamsul.

Sedangkan untuk mengatasi masalah air bersih untuk jangka panjang di Wilayah Bulagi, kami sedang menunggu proses berjalannya pekerjaan proyek air bersih dari propinsi yang menjadi sumber air berasal dari Desa Lemelu Kecamatan Bulagi Selatan. Kalau itu sudah beroperasi saya yakin dan percaya masalah air bersih di Kecamatan Bulagi, Bulagi Selatan dan Kecamatan Bulagi Utara akan teratasi dan masyarakat bisa menikmati air bersih yang layak, pungkas Kepala PDAM Kabupaten Banggai Kepulauan Syamsul Bahri.

(fb/CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *