Baru.png

Konfirmasi Dugaan Revitalisasi SDN 100908 Muara Ampolu II Rp1,6 M, Kepala Sekolah Belum Bersedia Berikan Klarifikasi

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Tapanuli Selatan Sumatera Utara, Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait dugaan kurangnya transparansi dalam pelaksanaan proyek revitalisasi SDN 100908 Muara Ampolu II yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 senilai sekitar Rp1,6 miliar, wartawan kembali melakukan upaya konfirmasi langsung ke sekolah tersebut pada Selasa (1/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk penerapan prinsip jurnalistik cover both sides, guna memberikan ruang hak jawab kepada pihak sekolah atas pemberitaan yang sebelumnya telah dipublikasikan dan menjadi perhatian masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, wartawan didampingi Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tapanuli Selatan serta rekan wartawan lainnya mendatangi SDN 100908 Muara Ampolu II yang berlokasi di Kelurahan Muara Ampolu, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Ketua Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (FKRI), A. Haber, mewakili rombongan menyampaikan sejumlah pertanyaan dan permintaan klarifikasi kepada Kepala SDN 100908 Muara Ampolu II, Hasan Basir Siregar, S.Pd. Konfirmasi tersebut berkaitan dengan dugaan pelaksanaan pekerjaan revitalisasi yang dinilai perlu mendapat penjelasan lebih lanjut, termasuk mengenai kesesuaian proses pekerjaan dengan petunjuk teknis (juknis) serta penggunaan anggaran negara.

Proses konfirmasi berlangsung di salah satu ruangan sekolah, sementara sejumlah pekerja proyek masih terlihat melakukan aktivitas pembangunan di lokasi.

Namun, pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah Hasan Basir Siregar belum bersedia memberikan penjelasan secara rinci. Ia menyampaikan bahwa dirinya sedang memiliki agenda lain sehingga belum dapat melayani wawancara maupun memberikan klarifikasi.

“Hari ini saya belum bisa memberikan klarifikasi karena sedang sibuk. Saya juga mau keluar, ada urusan yang harus segera diselesaikan,” ujar Hasan Basir Siregar kepada wartawan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait sejumlah pertanyaan yang diajukan mengenai pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut.

Sebagai bentuk komitmen terhadap Kode Etik Jurnalistik, wartawan tetap membuka ruang hak jawab kepada Kepala SDN 100908 Muara Ampolu II maupun pihak-pihak terkait untuk memberikan klarifikasi sehingga pemberitaan tetap berimbang, objektif, dan berdasarkan fakta. (Red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *