Cakrawalanasional.news-Asahan, Dugaan penyimpangan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di SPBU 14.213.273 Simpang Tanjung Alam, jalan lintas Sumatera Kisaran Kabupaten Asahan, menjadi perhatian masyarakat.
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, diduga terjadi pengisian BBM bersubsidi menggunakan wadah jerigen yang tidak sesuai dengan peruntukan distribusi subsidi pemerintah. Warga berharap aparat terkait segera melakukan pemeriksaan guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan.
Dari dokumentasi yang diperoleh media ini, terlihat seorang perempuan berada di area pengisian BBM dengan sejumlah jerigen di dekat dispenser SPBU. Perempuan tersebut juga tidak tampak mengenakan seragam resmi petugas SPBU sebagaimana lazim digunakan operator pengisian bahan bakar. Temuan tersebut menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat menjadi bagian dari proses verifikasi oleh pihak berwenang.
Sejumlah warga menyebut aktivitas serupa diduga telah berlangsung dalam kurun waktu tertentu. Selain itu, masyarakat juga mengharapkan peningkatan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat yang berhak menerima subsidi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU 14.212.273 yang dikonfirmasi awak media belum memberikan tanggapan resmi. Sementara itu, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., dan Kanit Ekonomi Ipda Asido Nababan yang turut dimintai konfirmasi juga belum memberikan jawaban.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum, Pertamina Patra Niaga, dan instansi pengawas terkait segera melakukan penelusuran guna memastikan tidak terjadi pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi serta menjaga subsidi energi tetap tepat sasaran.
(Heri/CNN)











Tinggalkan Balasan