Cakrawalanational.news–Purwakarta, Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPC ABPEDNAS) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menggelar acara Perpisahan Anggota BPD Kabupaten Purwakarta Periode 2019–2027 di Purwakarta, 2026.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Purwakarta, Bupati Purwakarta Saiful Bahri Binzein, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta Apsari Dewi, unsur TNI-Polri, Ketua Umum Srikandi Jaga Desa Ella Nurlaela, Waketum DPP ABPEDNAS Yudi Purnomo, Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Barat Firman, Ketua DPC ABPEDNAS Purwakarta Robi, Ketua Umum Asosiasi MP Apdesi Anwar Sadat, para Kepala Desa, Perangkat Desa, dan seluruh Anggota BPD se-Kabupaten Purwakarta.
Ketua Umum DPP ABPEDNAS dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Anggota BPD Purwakarta yang telah mengabdi selama 8 tahun.
“Ini bukan waktu yang sebentar. Bapak/Ibu telah menjadi garda terdepan dalam mengawal aspirasi masyarakat, mengawasi jalannya pemerintahan desa, dan memastikan dana desa benar-benar sampai dan bermanfaat untuk rakyat. Pengabdian itu adalah catatan sejarah dan ibadah. Nama Bapak/Ibu akan selalu dikenang sebagai pejuang desa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada DPC ABPEDNAS Purwakarta, Kajari, dan seluruh pihak yang menginisiasi kegiatan tersebut.
“Ini bukan sekadar acara perpisahan. Ini adalah bentuk penghargaan negara dan organisasi kepada para purna bhakti. Ini bukti bahwa kerja keras Bapak/Ibu dihargai,” tegasnya.
Ketua Umum DPP ABPEDNAS juga berpesan agar anggota BPD purna tetap berkontribusi.
“Perpisahan bukan berarti selesai berkarya. Pengalaman 8 tahun itu aset desa. Teruslah memberikan masukan, bimbingan, dan pengawasan. Jadilah ‘Dewan Penasehat Desa’ di wilayah masing-masing,” pesannya.
Kepada BPD yang baru, ia berpesan untuk meneladani semangat, integritas, dan dedikasi para senior.
Dalam kesempatan tersebut, DPP ABPEDNAS memaparkan komitmen pemberdayaan desa dan peningkatan kesejahteraan BPD melalui 4 program unggulan: Jaga Dapur MBG, Jaga Indonesia Pintar, Jaga Air, dan Jaga Pangan.
Program _Jaga Pangan_ berupa kandang ayam petelur dan budidaya bioflok telah berjalan di Jawa Barat.
“Di Kabupaten Bogor sudah beroperasi 8 titik kandang ayam yang dikelola anggota BPD. Minggu lalu saya kunjungan ke 3 desa di Kecamatan Klapa Nunggal. Kami sebut ‘Ayam Petelur Bahagia’. Alhamdulillah sudah 1 bulan berjalan dan rutin bertelur. Hasilnya untuk konsumsi keluarga dan dijual. Mudah-mudahan bisa menjadi tambahan pendapatan anggota BPD,” jelasnya.
“Tujuannya jelas. Agar BPD tidak hanya mengawasi, tapi juga ikut sejahtera dan mensejahterakan. Agar desa tidak hanya maju administrasinya, tapi juga maju ekonominya,” tambahnya.
Acara ini juga menjadi momentum silaturahmi setelah kunjungan Gubernur Jawa Barat KDM ke Kantor ABPEDNAS Centre pada Kamis, 9 Juli 2026 lalu bersama Prof. Reda Mantovhani, Ketua Pengawas DPP ABPEDNAS.
Mengakhiri sambutannya, Ketua Umum DPP ABPEDNAS menitipkan pesan:
“Jaga kekompakan, jaga marwah BPD, jaga desa kita. Untuk para purna, selamat memasuki masa pengabdian baru. Pengabdian menjaga desa, jaga Indonesia meski tanpa atribut, tapi dengan hati yang lebih luas. Hatur nuhun. Mugi-mugi pengabdian Bapak/Ibu menjadi amal jariyah”, pungkasnya.
Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional adalah organisasi yang mewadahi Anggota BPD di seluruh Indonesia. ABPEDNAS berkomitmen memperkuat peran, fungsi, dan kesejahteraan BPD dalam rangka mewujudkan desa yang mandiri dan berdaulat.
Saat ini Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS dijabat Prof. Reda Mantovhani, Ketua Umum Ir. Indra Utama http://M.Pwk. IPU, dan Sekjen Aditya Yusma Perdana.
(HR75)











Tinggalkan Balasan