Cakrawalanational.news-Banggai, PT Pertamina EP (PEP) Donggi Matindok Field (DMF), bagian dari Zona 13 Regional 4 Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi (PHE), menggelar kegiatan Pertamina Goes to School di SMP Negeri 3 Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada Kamis (22/10/2026). Sebanyak 136 siswa mengikuti kegiatan yang menghadirkan para pekerja Pertamina sebagai relawan pengajar.
Dalam kegiatan ini, para relawan berbagi pengetahuan seputar dunia energi, mulai dari pengenalan industri hulu minyak dan gas bumi, pentingnya energi dalam kehidupan sehari-hari, hingga ajakan menggunakan energi secara bijak. Para siswa juga mendapatkan materi tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar, termasuk kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah dan sekolah sebagai langkah sederhana menjaga lingkungan.
Kepala SMP Negeri 3 Batui, Rahman Dani, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bahagianya atas kehadiran para pekerja PEP Donggi Matindok Field di sekolahnya.
“Kami bersyukur dan sangat berbahagia atas kehadiran kakak-kakak dari Pertamina EP Donggi Matindok Field yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada anak-anak kami. Kegiatan seperti ini membuka wawasan siswa tentang dunia kerja dan energi yang selama ini mungkin hanya mereka dengar. Kami berharap kebersamaan ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Sr. Officer Communication Relation & CID PEP Donggi Matindok Field, Ade Barkah, memberikan semangat kepada para siswa untuk terus belajar dan berani bermimpi besar.
“Adik-adik di SMP Negeri 3 Batui adalah generasi penerus yang kelak akan menentukan masa depan daerah ini, termasuk masa depan energi Indonesia. Teruslah semangat belajar, jaga rasa ingin tahu, dan mulailah peduli pada lingkungan dari hal-hal kecil. Melalui Pertamina Goes to School, kami ingin hadir bukan hanya sebagai perusahaan yang beroperasi di Banggai, tetapi juga sebagai sahabat yang terus berbagi pengetahuan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” kata Ade.
Salah satu relawan kakak Sunita yang juga merupakan putri daerah asli Batui, Kabupaten Banggai, mengaku bangga dapat kembali ke kampung halamannya untuk berbagi waktu, semangat, dan inspirasi kepada adik-adik siswa.
“Rasanya sangat membahagiakan bisa kembali ke Batui dan bertemu adik-adik di sini. Saya dulu juga tumbuh di daerah ini, dan saya ingin adik-adik tahu bahwa anak Batui bisa berkarya di mana saja, termasuk di industri energi. Kuncinya adalah tekun belajar, disiplin, dan tidak takut bermimpi. Semoga apa yang kami bagikan hari ini bisa menjadi penyemangat bagi adik-adik untuk meraih cita-cita,” ungkapnya.
Kehadiran para relawan disambut antusias oleh para siswa yang aktif bertanya dan berdiskusi sepanjang kegiatan. Salah satu siswa, Bernama I ketut Sastrawan siswa kelas VII B, mengaku senang dengan kehadiran kakak-kakak relawan.
“Saya senang sekali kakak-kakak dari Pertamina datang ke sekolah kami. Saya jadi tahu bagaimana energi (Gas Bumi) dihasilkan dan kenapa kita harus hemat energi. Saya juga belajar cara memilah sampah yang benar, dan nanti mau saya praktikkan di rumah,” tuturnya.
Kegiatan Pertamina Goes to School merupakan wujud komitmen Pertamina PEP Donggi Matindok Field dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekitar wilayah operasi. Sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, perusahaan terus mendorong lahirnya generasi muda yang berwawasan luas, peduli lingkungan, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Ke depan, PEP Donggi Matindok Field berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pendidikan yang berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Banggai.
*)Muis/CNN










Tinggalkan Balasan