Baru.png

Dana BOS SDN 014685 Asahan Dipertanyakan, Kepsek Bungkam, Oknum TNI Diduga Intimidasi Wartawan

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Asahan, Dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Asahan kembali mencuat. Kali ini, pengelolaan dana di SDN 014685 Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, menjadi sorotan.

Berdasarkan penelusuran tim media di lapangan, penggunaan Dana BOS di sekolah tersebut diduga tidak transparan dan tidak sesuai peruntukan. Beberapa item anggaran dipertanyakan, sementara kondisi fasilitas sekolah tidak mencerminkan besarnya dana yang dikucurkan.

Kepsek Bungkam Saat Dikonfirmasi

Saat awak media mencoba melakukan konfirmasi sesuai amanat UU Pers No. 40 Tahun 1999, Kepala Sekolah SDN 014685 Siumbut Baru memilih bungkam dan tidak memberikan klarifikasi.

Wartawan Diduga Diintimidasi Oknum TNI

Lebih memprihatinkan, usai upaya konfirmasi, awak media diduga mendapat telepon via WhatsApp dari oknum yang mengaku anggota TNI.

Oknum tersebut diduga meminta agar pemberitaan dihentikan dengan dalih bukan ranah media.

“Jangan diganggu sekolah itu. Bukan ranah abang mempertanyakan dana BOS, itu ranah BPK,” ucap oknum tersebut seperti ditirukan sumber.

Tindakan tersebut sangat disayangkan karena merupakan bentuk dugaan penghalang-halangan kerja jurnalistik yang dilindungi undang-undang.

Kondisi Sekolah Memprihatinkan

Ketua GPPA menyoroti kondisi fisik sekolah yang dinilai tidak terawat.

“Dinas Pendidikan Asahan wajib evaluasi kinerja dan pengawasan penggunaan dana BOS kepala sekolahnya. Coba lihat plang sekolah SDN 014685 itu hurufnya hampir lepas semua. Hal sekecil itu pun tak mampu diperbaiki, ke mana dana perawatan selama ini?” tegasnya.

Tuntutan Insan Pers

Atas temuan ini, insan pers meminta:

1. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan segera melakukan audit dan evaluasi total pengelolaan Dana BOS di SDN 014685 Siumbut Baru.

2. Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Asahan tidak tutup mata dan segera turun memeriksa dugaan penyimpangan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan belum memberikan keterangan resmi.

(Heri Setiadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *