Baru.png

Walikota: Pertumbuhan 4,54 Persen, Triwulan I 2026 Anjlok ke 0,10 Persen

banner 120x600

Cakrawalanational.newsPangkalpinang, Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Pangkalpinang dalam rangka Hari Jadi ke-269, Kamis (17/9/2026), menjadi panggung laporan 11 bulan pemerintahan Prof Saparudin – Dessy Ayutrisna.

Rapat digelar di Ruang Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang dengan pakaian adat Melayu. Hadir perwakilan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ketua DPRD Provinsi Babel, Forkopimda, mantan walikota-walikota, hingga camat dan lurah.

Walikota Pangkalpinang, Saparudin, menegaskan dirinya tidak ingin dinilai dari janji.

“Amanah tersebut kami terima bukan sebagai sebuah kebanggaan pribadi. Masyarakat tidak menunggu janji. Masyarakat menunggu kerja nyata,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada delapan mantan wali kota dan wakil wali kota, mulai dari almarhum Rosman Johan hingga Maulan Aklil dan M. Sopyan, yang disebut telah meletakkan fondasi kota.

Saparudin memaparkan sejumlah indikator makro. Berdasarkan data BPS, laju pertumbuhan ekonomi Pangkalpinang 2025 tumbuh 4,54 persen. IPM 2025 mencapai 81,64 kategori sangat tinggi.

Namun inflasi menjadi catatan. Juli 2026 inflasi year on year 2,67 persen, Agustus naik ke 4,11 persen.

Yang paling mencolok, Triwulan I 2026 pertumbuhan ekonomi Kota Pangkalpinang secara tahunan hanya 0,10 persen.

“Memasuki tahun 2026 dinamika dan tantangan perekonomian masih perlu menjadi perhatian bersama. Tugas kita ke depan bukan hanya menjaga pertumbuhan, tetapi meningkatkan kualitas pertumbuhan agar semakin inklusif,” kata Saparudin.

Enam capaian strategis diantaranya:

1. Kesehatan: meraih UHC Award 2026 dengan kepesertaan JKN 99,86 persen, di atas batas minimal 98 persen. RSUD Depati Hamzah dan puskesmas disebut terus diperbaiki. Pemkot juga meraih Terbaik III Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan 2026 Regional Sumatera.

2. Pelayanan Publik: predikat kualitas baik dari Ombudsman RI dengan nilai 85,02. Tiga unit layanan meraih predikat baik: Dinsos, RSUD Depati Hamzah, dan SMP Negeri 1.

3. Reformasi Hukum: predikat AA, tertinggi dalam Indeks Reformasi Hukum 2025 dari Kementerian Hukum RI.

4. Pendidikan: Hasil Tes Kemampuan Akademik 2026, SD Pangkalpinang peringkat 6 nasional, SMP peringkat 9 nasional. Pemkot sedang membangun SMP Negeri 11 di eks Terminal Selindung, Gabek, dan tahun depan SMP Negeri 12 di Air Kepala Tujuh, Gerunggang. Ada beasiswa dan seragam gratis 2026/2027, serta usulan Sekolah Rakyat ke pusat.

5. Digitalisasi dan PAD: melalui Gerakan Bangkit PAD dan Digitalisasi Pelayanan Publik, diluncurkan PKP SMART sebagai layanan terintegrasi dan pemungutan pajak-retribusi cashless.

6. Lingkungan: melalui program Kota Hijau dan Lingkungan Berkelanjutan, meresmikan TPS3R Kawa Begawe di Selindung. Tahun depan tambah 1 unit dari APBD, plus usulan 5 unit TPS3R dan pembangunan TPST ke Kementerian PU. Skenario: sampah dipilah, olah dulu, residu baru masuk TPST.

Di akhir sambutan, Saparudin mengajak DPRD memastikan APBD bukan sekadar dokumen anggaran.

“Setiap rupiah harus memberikan dampak dan manfaat. Dan setiap kebijakan harus kembali kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

(HR75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *