Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mengikuti Verifikasi Lapangan untuk Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2025 atau Penganugerahan Parahita Ekapraya (PPE) 2026 yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Rabu (4/112026).
Verifikasi dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana dan sejumlah OPD pengampu kegiatan Pengarusutamaan Gender.
Kegiatan ini merupakan tahapan evaluasi nasional untuk mengklarifikasi dan mendalami hasil verifikasi administrasi, termasuk kesesuaian data, informasi, serta bukti dukung penyelenggaraan PUG di daerah.
Kepala DP3AKB Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Babel, Dr Erwandy, SE, MM mengatakan verifikasi lapangan menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat implementasi Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, PUG bukan sekadar pemenuhan dokumen administrasi atau indikator evaluasi, tetapi strategi pembangunan untuk memastikan perempuan dan laki-laki memperoleh kesempatan, akses, partisipasi, kontrol, serta manfaat pembangunan secara adil dan setara.

“Melalui kegiatan verifikasi ini, kami berkomitmen untuk terus memperkuat penyelenggaraan PUG di Kota Pangkalpinang, baik dari aspek kelembagaan, perencanaan dan penganggaran yang responsif gender, maupun pelaksanaan program dan kegiatan pada seluruh perangkat daerah,” ujarnya.
Erwandy menambahkan, keberhasilan PUG membutuhkan sinergi dan komitmen seluruh perangkat daerah, karena kesetaraan gender merupakan tanggung jawab bersama dan harus terintegrasi dalam setiap tahapan pembangunan.
Pemkot Pangkalpinang berharap melalui evaluasi ini kualitas penyelenggaraan PUG meningkat sehingga mampu mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat menuju Pangkalpinang SMART 2030.
Sebagai bagian dari prinsip cover both sides, redaksi berupaya meminta konfirmasi kepada Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, terkait evaluasi PUG tersebut.
Namun panggilan telepon sebanyak dua kali pada pukul 16.31 WIB dan 16.32 WIB. Panggilan tersebut berdering namun tidak diangkat. Pesan singkat yang dikirimkan redaksi hingga berita ini diturunkan juga belum mendapatkan balasan.
(HR75)










Tinggalkan Balasan