Baru.png

Kolaborasi Dinas TPHP Banggai dan PT PAU Komitmen majukan Sektor Pertanian di Banggai

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Banggai, Untuk memajukan sektor pertanian di Wilayah Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Banggai bersama PT Panca Amara Utama (PT PAU), berkomitmen Komitmen memajukan sektor pertanian di Kabupaten Banggai, hal ini terlihat pada Lomba Tani dalam memperingati Hari Tani Nasional.

Lomba Tani yang dilaksanakan di pelataran Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai, sukses digelar, beberapa waktu yang lalu.

Kerja sama yang sudah terbangun beberapa tahun ini menjadi bukti nyata kepedulian PT PAU terhadap pemberdayaan masyarakat lokal, khususnya para petani di wilayah Batui, Kintom, dan Nambo.

Kepala Dinas TPHP Banggai Subhan Lanusi, MP melalui Kepala Bidang (Kabid) Hortikultura Choirul Ashari Mambuhu, mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi berkelanjutan ini. Ia berharap ini bisa berkelanjutan pada tahun-tahun kedepan.

“Ini adalah tahun keempat kerja sama kami dengan PT PAU. Dari kami menyumbangkan ide dan gagasan, sementara dukungan anggaran sepenuhnya ditopang oleh PT PAU. Peran para PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) juga sangat luar biasa dalam mendampingi para petani di lapangan,” ujar Choirul.

Ia menjelaskan bahwa Lomba Tani ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL), penilaian kelompok tani lama maupun baru, hingga pemberian reward serta Bimbingan Teknis (Bimtek) administrasi dan keuangan. Hasilnya, rata-rata kelembagaan kelompok tani kini makin solid dan mandiri.

Novari Mursita selaku External Relation Head PT Panca Amara Utama (PAU), mengatakan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar mencari siapa yang menang atau kalah, melainkan sebagai wadah edukasi dan saling belajar antar petani.

“Lomba ini adalah keberlanjutan dari program tahun lalu. Harapan kami, kelompok tani bisa saling berbagi ilmu dan bertukar pengalaman. Apalagi wilayah Batui, Kintom, dan Nambo memiliki potensi lahan pertanian yang sangat luas untuk memutar roda perekonomian daerah,” tutur Novari.

Novari juga soroti munculnya regenerasi di sektor pertanian. Dari 12 kelompok tani yang berpartisipasi tahun ini, terdapat 1 kelompok tani milenial asal Kintom.

“Tahun ini baru satu kelompok milenial, harapannya tahun depan bisa terus bertambah. Kami ingin program ini mampu membuka peluang pasar baru sekaligus menciptakan lapangan kerja di sektor pertanian,” tambahnya penuh optimisme.

Hadir pada kesempatan itu Kabid Hortikultura Dinas TPH Provinsi Sulawesi Tengah bersama tim yang turut memberikan sosialisasi aplikasi inovatif “Dobrak Horti” untuk mendukung digitalisasi pertanian lokal.

Menariknya, PT PAU dan Dinas TPHP memastikan seluruh peserta membawa pulang apresiasi, di mana kelompok yang tidak masuk babak final pun tetap mendapatkan hadiah menarik.

Setelah melalui babak final yang ketat pasca-Ishoma, pengumuman pemenang resmi disampaikan pada pukul 13.30 WITA.

Melalui ajang ini, PT PAU dan Dinas TPHP Banggai membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sektor pertanian daerah tidak hanya tumbuh subur, tetapi juga makin modern dan berdaya saing tinggi.

*)Muis/CNN

Sumber Kilas Banggai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *