Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menegaskan komitmennya menindaklanjuti aspirasi mahasiswa. Hal itu diwujudkan dalam audiensi bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Daerah Babel di Ruang Banmus DPRD Babel, Kamis (8/10/2026).
Audiensi dipimpin Wakil Ketua DPRD Babel Eddy Iskandar dan dihadiri Sekda Babel Fery Afriyanto yang mewakili Gubernur Hidayat Arsani, beserta sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Biro.
Sementara Aliansi BEM diwakili pengurus BEM IAIN SAS Babel, UNABA, Institut Citra Internasional, UBB, Polman Babel, Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, dan Universitas Muhammadiyah Babel. Pertemuan ini tindak lanjut aksi 25 September 2026.
Pertemuan berlangsung dialogis membahas isu strategis mulai dari penegakan hukum dan HAM, ekonomi, ketahanan pangan, energi, pendidikan, kesehatan, penataan ruang, hingga ketenagakerjaan.
Sekda Fery Afriyanto mengungkapkan Gubernur telah menerbitkan Surat Arahan Nomor 200/0878.c/BAPPEDA-I yang membagi penanganan isu kepada 18 OPD teknis.
“Dari seluruh aspirasi mahasiswa BEM se-Babel yang disampaikan 25 September 2026, Gubernur sudah menyampaikan respons cepat. Tanggal 1 suratnya sudah ditandatangani untuk seluruh perangkat daerah. Ada 18 Kepala Dinas dan Kepala Biro yang diperintahkan Gubernur untuk menindaklanjuti, serta ada batas waktu tanggal 25 Oktober untuk menyampaikan laporan dan solusi yang harus dilaksanakan,” jelas Fery.
Pemprov juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan BUMN.
Menurut Eddy, bukan cuma kepada kepala perangkat daerah disampaikan arahan, melainkan juga dikoordinasikan dengan Polda terkait tambang ilegal, serta Pertamina dan BPH Migas agar dapat menertibkan BBM di seluruh SPBU.
“Semua aspirasi dari adik-adik mahasiswa mencerminkan kondisi di Babel, dan itu menjadi tugas kita di Pemprov untuk menindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing,” tambahnya.
Wakil Ketua DPRD Babel Eddy Iskandar mengapresiasi tindak lanjut tersebut.
“Hari ini kita membahas tindak lanjut demo mahasiswa 25 September lalu. Gubernur mengutus Sekda beserta hampir seluruh kepala dinas untuk merespons 23 persoalan di masyarakat, mulai dari agraria, BPJS, penyakit menular, hingga air bersih”, tandasnya.
Selain itu, politisi Golkar ini meminta seluruh kepala dinas agar siap dihubungi dan tidak ragu memberikan nomor teleponnya kepada rekan-rekan mahasiswa untuk terus berkomunikasi serta berkolaborasi.
(HR75)










Tinggalkan Balasan