Baru.png

Wawako Pangkalpinang: Koperasi Harus Modern dan Digital, Tinggalkan Stigma “Kuno”

banner 120x600

Dessy: Indonesia tidak akan benar-benar berjaya apabila ekonomi rakyat tertinggal

Cakrawalanational.newsPangkalpinang, Wakil Walikota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna menegaskan koperasi harus bertransformasi. Stigma koperasi sebagai organisasi lambat dan kuno harus ditinggalkan.

Hal itu disampaikannya saat membacakan sambutan Menteri Koperasi pada peringatan Hari Koperasi ke-79 tahun 2026 di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (16/7/2026).

“Koperasi hari ini adalah koperasi digital. Yang menggunakan teknologi informasi, terhubung sistem pembayaran modern, memanfaatkan kecerdasan buatan, analisis data, dan platform digital untuk memperluas pasar,” kata Dessy.

Ia menyebut koperasi kini juga merambah sektor ekonomi kreatif dan digital. Mulai dari koperasi game, perfilman, komunitas kreatif, petani milenial, hingga startup.

“Ini wajah baru koperasi Indonesia. Koperasi yang menguasai teknologi, yang mengelola energi, yang membangun industri, dan menjadi penggerak inovasi,” ujarnya.

Dalam sambutan itu disampaikan bahwa pemerintah Presiden Prabowo Subianto menargetkan lebih dari 80.000 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih atau KDKMP.

Saat ini lebih dari 80.000 KDKMP telah terbentuk. Sebanyak 1.061 di antaranya sudah mulai beroperasi.

“KDKMP diharapkan jadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, memperpendek rantai distribusi, memperkuat akses pembiayaan, hingga memperluas pemasaran produk lokal,” kata Dessy.

Untuk Kota Pangkalpinang, dari 42 Koperasi Merah Putih yang ditargetkan, 2 di antaranya sudah diresmikan. Sisanya masih dalam proses.

“Kita doakan ini semoga cepat dan bisa beroperasi sehingga bisa membantu masyarakat,” ucapnya.

Dessy juga mengutip pemikiran Bung Hatta. Keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari keuntungan, tapi dari meningkatnya kesejahteraan anggota.

“Indonesia tidak akan benar-benar berjaya apabila ekonomi rakyat tertinggal. Indonesia tidak akan menjadi negara maju apabila desa-desa belum berdaya,” tegasnya sembari membacakan sambutan.

Ia mengajak generasi muda untuk bergabung ke koperasi. “Masa depan koperasi ada di tangan generasi yang kreatif, inovatif, adaptif terhadap teknologi, serta punya semangat kolaborasi.”

Acara tersebut turut dihadiri Kadis Kopdag & UMKM, Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan, serta pengurus dan anggota koperasi se-Kota Pangkalpinang. Tema Hari Koperasi ke-79 adalah “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, pungkasnya.

(HR75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *