Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang (DLH) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Universitas Bangka Belitung (UBB) dalam kegiatan penelitian tanaman endemik Garcinia klabang Miq. atau Manggis Klabang di Kebun Raya Tua Tunu, Selasa (3/3/2026).
Kolaborasi ini ditandai dengan kegiatan pengambilan sampel oleh tim peneliti yang didampingi langsung oleh pihak DLH Pangkalpinang melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), Shanty Agustina, SH, bersama Tim Kebun Raya Tua Tunu.
Adapun tim peneliti terdiri dari Lina Herliana, S.Si., M.Biotech., Ph.D dari Pusat Riset Rekayasa Genetika BRIN, Alkindi, A.Md., SP dari Direktorat Pengelolaan Laboratorium BRIN, serta Robika, S.Si., M.Si. dan Tirma Papingka dari Departemen Biologi UBB.
Penelitian yang dilakukan berjudul “Profiling Multi-Omik Terintegrasi pada Garcinia klabang, Spesies Endemik Berstatus Kritis dari Pulau Bangka untuk Identifikasi Penanda Genetik dan Metabolik bagi Pemanfaatan Biodiversitas”. Fokus penelitian ini adalah mengkaji data genomik, transkriptomik, dan metabolik Garcinia klabang dengan pembanding Garcinia mangostana.
Dalam pelaksanaannya, pengambilan sampel dilakukan secara terbatas dan non-destruktif guna menjaga kelestarian tanaman koleksi di Kebun Raya Tua Tunu. Sampel yang diambil berupa jaringan daun muda, serta bagian lain seperti pucuk, bunga, atau buah dalam jumlah sangat terbatas untuk kepentingan penelitian.
Sementara DLH Pangkalpinang menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam mendukung konservasi spesies endemik daerah sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan berbasis biodiversitas lokal.
Melalui sinergi ini, diharapkan hasil penelitian dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian sumber daya genetik, serta membuka peluang pemanfaatan Manggis Klabang secara berkelanjutan di masa mendatang.
(Mft)


.












