Baru.png

PT Timah dan BKKBN Kepri Dampingi 8 Keluarga di Karimun, Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Jadi Sorotan

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Karimun, Delapan keluarga di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), menjadi sasaran program pendampingan tumbuh kembang anak. Program ini merupakan kolaborasi PT Timah (Persero) Tbk dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Kepri, Rabu (4/11/2026).

Layanan rujukan bagi orang tua dan anak itu digelar di TPA Darul Mukmin, Karimun. Program ini merupakan bagian dari Program Prioritas Kementerian Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) Batch II.

Program TAMASYA dirancang untuk meningkatkan pemahaman orang tua tentang pola asuh yang tepat. Tujuannya bukan hanya edukasi, tetapi juga identifikasi dini terhadap potensi gangguan tumbuh kembang anak.

Dalam kegiatan ini, delapan pasangan orang tua bersama delapan anak mendapatkan layanan konseling dan pendampingan langsung dari tenaga profesional, yakni dokter spesialis anak, psikolog anak, serta tenaga pendukung lainnya.

Penata Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKB) Ahli Muda BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Sri Parwanti, menjelaskan layanan rujukan merupakan satu dari empat bentuk layanan pendampingan dalam TAMASYA.

Menurut Sri, layanan ini bertujuan mengidentifikasi secara dini kemungkinan gangguan tumbuh kembang anak, seperti keterlambatan bicara _(speech delay)_ dan autisme, agar anak memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.

“Pendampingan dilakukan dengan melibatkan tenaga ahli seorang psikolog agar hasil identifikasi dapat ditindaklanjuti melalui penanganan yang tepat sasaran. Dengan demikian, orang tua juga memperoleh pemahaman mengenai kondisi dan kebutuhan perkembangan anak,” kata Sri.

Sri menyebut Batch II merupakan kelanjutan dari Batch I yang mendapatkan respons positif dari penerima manfaat. Pada Batch I, layanan menjangkau lima anak. Pada Batch II, jumlahnya meningkat menjadi delapan anak beserta orang tua mereka.

Peningkatan jumlah itu menunjukkan adanya kebutuhan nyata di masyarakat terhadap layanan pendampingan semacam ini.

Di sisi lain, Sri mengingatkan agar kolaborasi ini tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Ia berharap dukungan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT Timah dapat dikembangkan menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat lebih luas.

“Penguatan pemahaman orang tua mengenai pola asuh dan tumbuh kembang anak merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Keluarga yang memiliki pengetahuan pengasuhan yang baik akan menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas,” imbuhnya.

PT Timah menyatakan keterlibatan dalam program TAMASYA merupakan bentuk sinergi dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung pembangunan keluarga. Perusahaan berharap penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dapat dimulai dari lingkungan keluarga, karena pengasuhan yang tepat sejak usia dini merupakan fondasi dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul dan mandiri.

(Rn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *