Baru.png

Prof Udin: Restoran Baru Bebas Pajak 6 Bulan, PKL Wajib Pindah ke Zona yang Ditentukan

banner 120x600

Cakrawalanational.newsPangkalpinang, Walikota Pangkalpinang Profesor Saparudin mendukung pembukaan restoran Lempah & Seafood Ketapang sebagai upaya meningkatkan pariwisata dan menyerap tenaga kerja di Kota Pangkalpinang. Restoran tersebut resmi dibuka Gubernur Babel, Senin (27/7/2026) di Jl. Laksamana Malahayati, Bacang.

“Ini tentu saja kami Pemerintah Kota Pangkalpinang mendukung, mensupport upaya ini. Karena tentunya ini untuk meningkatkan pariwisata di Kota Pangkalpinang, kemudian juga menyerap tenaga kerja,” ujar Prof Udin sapaan akrabnya.

Ia menyebut restoran tersebut pada tahap awal akan merekrut 60 tenaga kerja dan seluruhnya berasal dari Kota Pangkalpinang.

Terkait pajak, Saparudin menjelaskan Pemkot memberikan insentif berupa pembebasan pajak restoran selama 6 bulan pertama beroperasi. Setelah itu, restoran akan dikenakan pajak sebesar 10%.

“Kita sudah bicarakan, resto seperti ini kita tidak langsung memungut pajak. Kita berikan waktu sekitar 6 bulan, nanti baru kita mulai pungut pajaknya. Ya 10% biasa, pajak restoran,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Saparudin juga menyinggung penataan Pedagang Kaki Lima PKL di Kota Pangkalpinang. Ia menegaskan PKL sementara masih diperbolehkan berjualan di trotoar dengan syarat menggunakan gerobak roda dan menjaga kebersihan.

“Yang permanen kita tidak perbolehkan, ya, di jalan, di trotoar juga tidak diperbolehkan,” tegasnya.

Pemkot ke depan akan menetapkan zona-zona khusus bagi PKL berjualan. Termasuk di kawasan Tamansari yang menurutnya tidak diperbolehkan untuk berjualan di trotoar.

“Pokoknya setiap trotoar pinggir jalan enggak boleh, di mana pun. Nanti kita tetapkan zona-zona mereka yang boleh berjualan,” ujarnya.

Prof Udin mengakui jumlah PKL di Pangkalpinang terus meningkat. Berdasarkan data Pemkot, saat ini jumlahnya mencapai 29.000 orang. “Makanya kalau tidak ditata dengan baik, ini akan terus merabak. Kita tata dengan baiklah,” imbuhnya.

Menanggapi pertanyaan soal rencana kunjungan kerja ke Singapura, Saparudin memastikan kegiatan itu sudah dibatalkan. Sebagai gantinya, Pemkot menggelar Zoom meeting bersama pihak Singapura.

Acara Grand Opening Lempah & Seafood Ketapang turut dihadiri Wakil Wali Kota, seluruh pejabat Eselon II, Kabag Setdako dan Setwan, Camat se-Pangkalpinang, serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

(HR75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *