Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Babel untuk segera menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.
Instruksi itu disampaikan Gubernur untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di tengah musim kemarau. Ia menyebut penyediaan air bersih menjadi bagian dari komitmen Pemprov Babel dalam RPJMD “Babel Berdaya 2029”.
“Air bersih adalah kebutuhan pokok masyarakat, bukan pilihan. Kekeringan dapat terjadi kapan saja dan berdampak langsung pada kehidupan warga. Oleh karena itu, Pemprov Babel bersama BPBD harus hadir secara cepat dan terukur,” kata Hidayat di Pangkalpinang, Jumat (25/7/2026).
Untuk mempermudah penyaluran, Pemprov menetapkan 4 alur pengajuan bantuan. Pertama, warga mengajukan surat permohonan melalui pemerintah desa, kelurahan, atau kecamatan. Kedua, melampirkan data lokasi terdampak, jumlah kepala keluarga, dan estimasi kebutuhan air harian.
Ketiga, tim BPBD melakukan verifikasi lapangan dan menyusun jadwal distribusi. Keempat, armada mobil tangki BPBD menyalurkan air bersih ke permukiman sesuai jadwal.
Masyarakat juga dapat menghubungi call center tanggap darurat BPBD Babel di nomor 0811-7818-600.
Selain bantuan darurat, Hidayat mengimbau warga menghemat air. Ia meminta masyarakat menggunakan air seperlunya, menampung air hujan, memperbaiki kebocoran pipa, dan menjaga sumber air agar tidak tercemar.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Bangka Belitung untuk bersama-sama menghadapi dampak kekeringan ini dengan bijak. Menjaga dan menghemat air bukan hanya respons sesaat terhadap kemarau, melainkan juga bagian dari budaya hidup sehat dan mandiri,” ujarnya.
Pemprov Babel menyatakan akan terus memantau perkembangan kekeringan dan memastikan distribusi bantuan berjalan transparan.
(HR75)










Tinggalkan Balasan