Baru.png

DPRD Babel Sambut Sinyal Positif Mendikdasmen, Dorong Revitalisasi Sekolah dan Peningkatan Guru

Eddy: Kita berharap program ini segera diwujudkan dan memberi dampak nyata

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Pertemuan antara pemerintah pusat dan daerah di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (UMBB), Kamis 2/7/2026, membuka ruang harapan baru bagi dunia pendidikan di Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, hadir dalam sarasehan bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, untuk membahas arah kebijakan pendidikan nasional dan penguatan kolaborasi di daerah.

Forum itu mempertemukan jajaran pemerintah pusat, pemerintah provinsi, akademisi, hingga pemangku kepentingan pendidikan. Dari meja diskusi itu, menurut Eddy, muncul sejumlah sinyal positif yang dinilai bisa menjadi titik tolak perbaikan mutu pendidikan di Babel.

“Hari ini kami bertemu dengan Menteri Dikdasmen beserta Direktur Pendidikan SMP. Alhamdulillah, ada beberapa kabar menarik yang mudah-mudahan bisa memberi manfaat dan kegembiraan bagi dunia pendidikan kita di Bangka Belitung,” kata Eddy kepada wartawan usai acara.

Eddy menyebut, komitmen pemerintah pusat mengarah pada dua hal utama. Pertama, revitalisasi sejumlah fasilitas pendidikan yang selama ini menjadi keluhan di berbagai daerah. Kedua, program peningkatan kompetensi dan kapasitas guru sebagai prasyarat meningkatkan mutu pembelajaran.

“Ada beberapa revitalisasi yang sudah dijanjikan, termasuk juga peningkatan kapasitas guru dan sebagainya. Mudah-mudahan ini menjadi sesuatu yang bisa kita tindak lanjuti sehingga memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Bangka Belitung,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD sebagai unsur legislatif akan menjadi mitra kritis sekaligus pendukung. Menurutnya, tanpa dukungan anggaran dan pengawasan, program dari pusat sulit menyentuh ruang kelas.

“Kami siap mendukung setiap program yang berpihak pada kemajuan pendidikan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus diperkuat agar program yang sudah direncanakan tidak berhenti di atas kertas,” tegas politikus Golkar tersebut.

Sarasehan ini datang di tengah tantangan pendidikan daerah kepulauan seperti Babel. Keterbatasan infrastruktur, sebaran guru, hingga akses pembelajaran yang belum merata masih menjadi pekerjaan rumah.

Karena itu, kehadiran Menteri Mu’ti di UMBB dibaca sebagai upaya menjembatani kebijakan Jakarta dengan realitas di lapangan. Jika janji revitalisasi dan penguatan guru itu benar-benar dieksekusi, dampaknya akan langsung dirasakan peserta didik dan tenaga pendidik di Babel.

“Kita berharap program ini segera diwujudkan dan memberi dampak nyata. Pendidikan tidak bisa menunggu,” imbuhnya.

(HR75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *