Cakrawalanational.news–Pangkalpinang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperkuat program sosial berbasis pemberdayaan di bawah kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani. Bantuan diarahkan bukan sekadar bantuan sesaat, tapi sebagai investasi sosial untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
Melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemprov Babel menjalankan program strategis seperti Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, perlindungan sosial, bantuan kebencanaan, hingga dukungan untuk lembaga kesejahteraan sosial.
“Program ini tidak hanya sekadar bantuan, tetapi investasi sosial untuk menciptakan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan sejahtera,” ujar Gubernur Hidayat Arsani.

Program UEP menyasar masyarakat produktif kurang mampu yang sudah memiliki usaha. Bantuan yang diberikan bisa mencapai Rp5 juta per penerima setelah melalui seleksi dan verifikasi berjenjang dari desa hingga provinsi.
Untuk perbaikan hunian, program Rutilahu memberikan bantuan bahan bangunan Rp20 juta bagi warga yang memenuhi kriteria agar memiliki rumah yang layak, sehat, dan aman.
Pemprov juga membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pendamping sosial seperti PSM, Tagana, dan Pordam. Bantuan lain meliputi santunan kematian, bantuan kebencanaan, serta dukungan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial dan panti sosial.

Kolaborasi dengan dunia usaha diperkuat lewat penyaluran bantuan non-APBD. Contohnya 100 paket bantuan pangan, santunan anak yatim, dan bantuan alat disabilitas dari CSR PT Angkasa Pura dan Bank Sumsel Babel berupa kursi roda, kaki palsu, dan alat bantu aksesibilitas.
Seluruh program dijalankan transparan dan tepat sasaran melalui usulan desa, verifikasi berjenjang, hingga penetapan penerima oleh keputusan gubernur.
“Kita ingin memastikan setiap bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Pemprov Babel optimistis sinergi pemerintah dan masyarakat lewat program ini akan memperkuat fondasi ekonomi dan sosial menuju Babel yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
(HR)











Tinggalkan Balasan