Baru.png

Pemkot Pangkalpinang Hapus Lelang Jabatan, Walikota Saparudin: Sekarang Pakai Manajemen Talenta

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Di tengah pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mengonfirmasi perubahan fundamental dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi. Sistem lelang terbuka atau seleksi terbuka resmi dihapus dan diganti dengan manajemen talenta.

Hal itu diungkapkan Walikota Pangkalpinang, Saparudin Masarif usai Pelantikan Sekda Babel Fery Afrianto di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Senin (5/10/2026).

Menurut Walikota Udin sapaan akrabnya, Pangkalpinang baru memulai proses tersebut, tertinggal dari Pemerintah Provinsi yang sudah lebih dulu menerapkan.

“Kalau provinsi sudah duluan manajemen talentanya, kita baru seminggu kemarin. SK dari BKN-nya baru keluar,” kata Udin.

Ia menjelaskan, perbedaan utama terletak pada mekanisme penilaian. Jika dulu pejabat harus mengikuti lelang terbuka, kini penilaian berbasis data kinerja yang di-input langsung oleh masing-masing ASN ke dalam sistem.

“Supaya ASN kita meng-input data-data kinerja mereka. Nanti mereka pada duduk di level berapa, nah nanti dipilih kita dari level itu,” ujarnya.

Dengan skema ini, Pemkot tidak lagi menjadi penyelenggara seleksi. Pemkot hanya akan memilih tiga nama dengan peringkat talenta terbaik untuk kemudian diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kita hanya memilih misalnya 3 orang, nanti kita tetap usulkan ke BKN. Dari BKN yang memutuskan. Jadi manajemen talenta itu menghilangkan mekanisme lelangnya,” terang profesor yang hampir satu tahun menjabat Walikota itu.

Namun, hingga kini Pemkot belum bisa memaparkan jumlah pejabat Eselon II yang telah terpetakan. Saparudin berdalih proses penginputan data kinerja masih berjalan.

“Saya belum lihat, karena masih sedang proses,” ucapnya singkat.

Ketika ditanya target penyelesaian, Saparudin hanya menjawab diplomatis.

“Mudah-mudahan awal tahun, insya Allah,” kata dia.

Sebelumnya, dalam kesempatan yang sama, Saparudin menyampaikan selamat kepada Sekda Babel yang baru dilantik, Fery Afrianto. Ia berharap ada sinergi yang lebih kuat antara Pemkot sebagai ibu kota provinsi dengan Pemprov Babel.

“Mudah-mudahan dengan dilantiknya beliau bisa dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang kita membangun sinergi, kolaborasi di dalam pembangunan,” imbuhnya.

Penerapan manajemen talenta sendiri merupakan amanat Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN. Sistem ini diklaim lebih objektif karena berbasis meritokrasi, bukan kedekatan politik. Namun, sejumlah pengamat menilai transparansinya masih menjadi pekerjaan rumah, karena penentuan tiga nama akhir tetap berada di tangan kepala daerah sebelum dikirim ke BKN.

(HR75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *