Baru.png

Kekeringan di Babar, PT Timah-BPBD Salurkan 15 Tangki Air Bersih

banner 120x600

Cakrawalanational.newsMentok, Keterbatasan pasokan air bersih saat kemarau dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Bangka Barat (Babar), terutama Kecamatan Mentok. PT Timah Tbk berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bangka Barat Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyalurkan air bersih ke permukiman warga.

Dalam kolaborasi tersebut, PT Timah menyediakan 15 tangki air yang ditempatkan di sejumlah titik sesuai kebutuhan masyarakat.

Kepala BPBD Babar, Syafrizal, mengatakan pemenuhan air bersih saat kekeringan membutuhkan kerja sama lintas sektor.

“Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, pemenuhan air bersih saat kekeringan memang membutuhkan kerja sama lintas sektor dan stakeholder di Kabupaten Bangka Barat,” kata Syafrizal.

Penyaluran air bersih tersebut merupakan hasil koordinasi antara BPBD, PT Timah, dan Perumdam Tirta Sejiran Setason. Titik-titik yang membutuhkan pasokan kemudian dipetakan untuk lokasi distribusi.

Menurut Syafrizal, kondisi sumber air di sejumlah wilayah Babar cukup memprihatinkan akibat kekeringan. Perumdam terus mencari sumber air alternatif agar layanan tetap berjalan.

“Sumber air yang ada memprihatinkan, tetapi PDAM tetap berupaya mencari sumber-sumber yang baru agar tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Penempatan tangki bertujuan membuat distribusi lebih terarah dan memudahkan warga memperoleh air bersih. Lokasi ditentukan berdasarkan masukan RT, RW, kelurahan, dan desa, terutama wilayah yang warganya mengalami keterbatasan air.

“Kita minta masukan dari RT, RW di masing-masing kelurahan dan desa, di mana masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Syafrizal mengimbau warga tertib saat mengambil air agar distribusi lancar.

“Kita harapkan kepada masyarakat untuk tertib dalam pengambilan air nantinya, jangan rebutan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi respons PT Timah yang dinilai cepat.

“PT Timah sudah responsif. Hari ini saya sampaikan surat, besok pagi langsung dipesan. Ini merupakan nilai plus atas kerja sama dan kolaborasi kita,” katanya.

Menurut dia, koordinasi tersebut tidak berhenti pada rapat seremonial, tetapi diwujudkan dalam bantuan nyata.

“Terima kasih kami ucapkan kepada PT Timah atas bantuan dan kerelaannya dalam membantu masyarakat di Kabupaten Bangka Barat,” ujarnya.

Bantuan itu disambut baik warga. Nurisa, warga RT 02 RW 14 Kelurahan Tanjung, mengatakan keberadaan tangki penampungan memudahkan warga.

“Alhamdulillah, dengan bantuan tangki air ini lebih mudah kami mendapatkan air. Tidak perlu lagi mencari tampungan air. Saat bantuan air bersih datang, kalau kita butuh tinggal buka keran,” katanya.

Hal senada disampaikan Faridah, warga RT 03 RW 14 Kelurahan Tanjung.

“Di sini sulit air. Kalaupun ada, tidak layak digunakan. Beruntung mendapat bantuan air bersih, bisa untuk air minum dan masak nasi,” ujarnya.

Selama ini warga harus membeli air untuk kebutuhan harian. Dengan adanya bantuan tersebut, pengeluaran dapat ditekan.

“Alhamdulillah, selama ini air kita beli. Uangnya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lainnya,” kata Faridah.

(HR75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *