Baru.png

Dibantu PT Timah, Mushola Al Ikhlas Daya Baru Mentok Kejar Kelengkapan Fasilitas

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Mentok Bangkabarat, PT TIMAH Tbk kembali menyalurkan dukungan untuk sarana ibadah masyarakat. Kali ini bantuan diberikan untuk pembangunan Mushola Al Ikhlas di Dusun IV Daya Baru, Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa 19 Agustus 2026.

Mushola yang dibangun sejak 2019 itu berdiri dari swadaya warga. Namun keterbatasan biaya membuat sejumlah fasilitas belum tuntas. Kondisi itu membuat kenyamanan jamaah dalam beribadah masih perlu ditingkatkan.

Ketua Pengadaan Sarana dan Prasarana Mushola Al Ikhlas Suryan mengatakan, masih banyak fasilitas yang perlu dilengkapi. Mulai dari toilet, lantai, sound system, garasi, kipas angin, hingga sajadah.

“Mushola ini pertama kali dibangun dari swadaya warga setempat. Masih jauh dari sempurna dan banyak yang harus dilengkapi untuk memberikan kenyamanan kepada jamaah dalam beribadah,” ujar Suryan.

Ia menyebut bantuan PT Timah akan diprioritaskan untuk membeli material pembangunan toilet. Selama ini jamaah harus pulang ke rumah jika butuh ke toilet.

“Toilet merupakan kebutuhan prioritas. Bantuan PT TIMAH akan kami manfaatkan untuk membeli material pembangunan toilet. Selama ini jamaah harus pulang karena tidak ada fasilitas tersebut,” katanya.

Menurutnya, keberadaan toilet sangat dibutuhkan terutama saat Ramadan ketika aktivitas di musala meningkat.

“Kami berharap dengan adanya toilet, jamaah bisa lebih nyaman beribadah di mushalla, apalagi saat bulan Ramadan. Ini memang menjadi salah satu kebutuhan prioritas kami,” tuturnya.

Suryan mengapresiasi perhatian PT Timah terhadap kebutuhan masyarakat. Ia berharap bantuan ini bisa memotivasi pihak lain untuk ikut melengkapi fasilitas musala.

“Terima kasih kepada PT TIMAH. Mudah-mudahan bantuan ini menjadi motivasi bagi para dermawan lainnya untuk ikut membantu melengkapi kebutuhan mushalla kami,” harapnya.

Hal senada disampaikan jamaah Mushola Al Ikhlas Samsul. Ia menyebut pembangunan musala belum rampung karena mengandalkan swadaya.

“Karena pembangunan musala ini sebelumnya dilakukan secara swadaya masyarakat, tentu masih banyak kekurangan di sana-sini. Kami berharap uluran tangan dari pemerintah maupun perusahaan dapat membantu menyelesaikan pembangunan Mushalla Al Ikhlas,” ujar Samsul.

Warga berharap Mushola Al Ikhlas tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang kebersamaan masyarakat yang lebih nyaman dan layak.

(HR75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *