Cakrawalanational.news–Pangkalpinang, Pendidikan itu dipengaruhi tiga faktor. Satu, lembaga yang menaungi. Dua, peserta didik dan orang tua. Tiga, lingkungan, jelas Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Pangkalpinang Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Darwin, di hadapan 180-an siswa kelas 9 SMP Negeri 10 yang dilepas, Selasa lalu.
Di acara yang dihadiri Walikota Prof Saparudin dan Wakil Walikota itu, Darwin menyoroti faktor ketiga: lingkungan. “Anak-anakku sekalian hanya menghabiskan sepertiga dari 24 jam di sekolah, dari jam 7.00 sampai ada yang 15.30. Selebihnya, mereka ada di rumah dan di lingkungan,” ujarnya.
Karena itu, Pemkot Pangkalpinang mengeluarkan edaran pembatasan gadget. “Anak usia 16 tahun ke bawah dibatasi penggunaan gadget-nya. Sudah mungkin disosialisasikan ke sekolah ini,” kata Darwin. Ia meminta orang tua ikut mengawasi, sebab waktu anak lebih banyak di luar kontrol sekolah.
Momen pelepasan siswa itu dijadikan Darwin sebagai titik tolak. “Anggap ini awal tonggak kalian melangkah lebih jauh. Di SMA 3 tahun lagi, di perguruan tinggi 4 tahun. Kalau mau lanjut S2, S3, seperti Pak Prof, silakan,” pesannya. Ia menyebut Walikota Prof Saparudin sebagai bukti. “Dari kampung bisa menjadi Wali Kota Pangkalpinang. Jadikan beliau panutan, motivasi kita.”
Darwin menebar optimisme ke siswa. “Mungkin di antara kalian nanti ada yang jadi Kepala Dinas seperti kita, ada jadi Kepala Bidang, ada yang jadi kepala sekolah. Semuanya diawali dengan semangat motivasi untuk belajar. Jadi, jangan tinggalkan belajar.”
Ia menutup dengan ajakan kolektif. “Ayo hari ini kami Pemerintah Kota Pangkalpinang mengajak, dengan momen kehadiran Bapak Wali Kota, jadikan hari ini suatu semangat untuk bangkit di hari-hari yang mendatang. Tepuk tangan dulu dong untuk kita semuanya!”
(HR75)











Tinggalkan Balasan