Cakrawalanational.news-Kualatungkal, Alun-Alun Kuala Tungkal menjadi saksi bisu bersatunya seluruh elemen masyarakat dan jajaran pejabat Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin pagi (1/6/2026). Di bawah langit cerah pukul 07.00 WIB, upacara berlangsung khidmat dengan membawa pesan mendalam tentang persatuan nasional dan perdamaian global.
Upacara tahun ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, komando pergerakan pasukan di lapangan dipimpin oleh Pasilog Kodim 0419/Tanjab, Lettu Inf. Hasan Efendi, selaku Komandan Upacara.

Pancasila Dari Perekat Bangsa hingga Fondasi Dunia
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tahun ini, Hari Lahir Pancasila mengusung tema yang sangat relevan dengan situasi geopolitik saat ini, yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”
Pesan utama dalam amanat tersebut menekankan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak boleh hanya menjadi teks mati. Sebaliknya, Pancasila harus menjadi ideologi yang hidup (living ideology) dalam tindakan sehari-hari masyarakat.
Seluruh elemen bangsa juga diajak untuk memperkuat benteng persatuan, dengan tegas menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme. Di tingkat pemerintahan, amanat BPIP mengingatkan pentingnya memastikan setiap kebijakan publik yang lahir selalu berlandaskan pada asas keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kehadiran Komplit Forkopimda dan Lintas Sektoral
Kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang kompak menambah kekhidmatan acara. Tampak hadir di barisan undangan utama:
-AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H. (Kapolres Tanjab Barat)
-Letkol Inf. Zulhiardi, S.I.P., M.Han. (Dandim 0419/Tanjab)
-Hermansyah, S.STP., M.H. (Sekda Tanjab Barat)
-Joni Mauludiin Saputra, S.H. (Kepala Pengadilan Negeri Kuala Tungkal)
Hadir pula perwakilan dari Kejaksaan Negeri Tanjab Barat, anggota DPRD, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, perwakilan BUMN/BUMD, serta organisasi wanita.
Semangat kebersamaan ini tercermin kuat di lapangan upacara. Ratusan peserta berbaris rapi membentuk formasi yang solid, mulai dari personel TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga BPBD. Semangat regenerasi juga terlihat dari hadirnya para ASN, tenaga kerja kontrak, mahasiswa, organisasi kepemudaan, Pramuka, pelajar SMA, serta kekompakan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Komitmen Kamtibmas Berbasis Nilai Pancasila
Ditemui usai kegiatan, Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswicaksono menegaskan bahwa peringatan ini adalah momentum krusial untuk merekatkan kembali komitmen kebangsaan. Di tengah keberagaman masyarakat modern saat ini, Pancasila adalah jangkar utama.
“Pancasila adalah dasar negara sekaligus pedoman hidup kita dalam berbangsa dan bernegara. Melalui momentum hari lahir ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat nilai persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong,” ujar AKBP Maulia Kuswicaksono.
Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa nilai-nilai gotong royong dan toleransi tersebut merupakan kunci utama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Tepat pukul 08.00 WIB, seluruh rangkaian upacara selesai dilaksanakan. Berdasarkan pantauan di lapangan, keseluruhan acara berjalan dengan sangat aman, tertib, dan lancar, mencerminkan kedisiplinan tinggi dari seluruh peserta yang hadir.
(Arifin)











Tinggalkan Balasan