Cakrawalanational.news-Salakan, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady. ST. MT. AIFO menghadiri sekaligus membuka Konferensi Cabang ke-III Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.
Konferensi Cabang ke-lll Nahdlatul Ulama (NU) Banggai Kepulauan ini di laksanakan di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Tinangkung, Salakan Minggu (31/5/2026).
Turut hadir dalam Konferensi Cabang ke-III NU tersebut , Sekda Bangkep Moh. Aris Susanto, SE.ME Bersama Ibu, Kadis Dikbud Harry Saputra Nursin, SSTP. MAP. AIFO, Kadis perhubungan Din L. Lamasada, SH.MAP, Kaban Kesbangpol juga Kadis PMD.

Pada kesempatan itu hadir pula Ketua MUI, Pengurus NU Setiap Kecamatan (MWCNU)
Kepala Kantor Urusan Haji dan Umroh, Ketua PHBI, Ketua Baznas, Pengurus Muhammadiyah, Pengurus Alkhairaat, WIA (Wanita Islam Alkhairaat) Fatayat NU, Muslimat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Ansor dan Banser Bangkep, Ketua KNPI Banggai Kepulauan,
Ketua NU Kabupaten Balut,
GP. ANSOR dan Banser Balut
Para Imam Mesjid Wilayah Kota. Ibu-ibu Majlis Taklim Wilayah Kota Dan Majlis Ta’lim Kecamatan Tinut,
Pimpinan Pondok Pesantren Alkhairaat, Pimpinan Pondok Pesantren Alfatah Kautu.
Beserta Tokoh Masyarakat.
Konferensi Cabang ke-lll Nahdlatul Ulama (NU) di Salakan ini juga di hadiri Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Sulteng Dr. H. Faisal Attamimi (Sekretaris Pengurus Wilayah NU Provinsi Sulteng) beserta 3 pengurus lainnya.
Bupati Bangkep Rusli Moidady dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Daerah sangat berharap sinergitas bersama Nahdlatul Ulama terus di perkuat. Untuk itu saya mengajak para warga Nahdlatul Ulama untuk menjadi pelopor dalam menjaga persatuan memperkuat modernisasi beragama untuk menangkal berbagai faham yang dapat memecah belah masyarakat di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini.
Rusli Moidady juga berharap Konferensi Cabang ke-lll Nahdlatul Ulama (NU) ini bukan hanya menjadi agenda organisasi semata tetapi juga menjadi momentum penting untuk evaluasi memperkuat konsolidasi menyusun langkah strategis serta memilih pemimpin yang amanah untuk masa khidmat berikutnya.
Bupati Bangkep berpesan semoga forum ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh semangat ukuwah jadikan perbedaan pendapat sebagai kekuatan dalam musyawarah untuk menghasilkan keputusan yang terbaik bagi organisasi.
Untuk itu pilihlah pemimpin yang berkualitas integritas serta kapasitas dan berkomitmen yang kuat untuk mengabdi kepada Umat, daerah dan bangsa, tutup Bupati Bangkep.
(Muis/CNN)











Tinggalkan Balasan