Cakrawalanational.news-Salakan, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Merah Putih Banggai Kepulauan Habib Muhamad meminta Bupati Banggai Kepulauan harus bersikap tegas dengan mengambil keputusan menghentikan pembangunan SPBU Patukuki sebelum ada rekomendasi dari Pemda Bangkep. Hal ini di sampaikan Ketua LSM Merah Putih Bangkep Habib Muhamad Kamis, (14/5/2026).
Habib Muhamad mengatakan, pernyataan saya ini berdasarkan pertanyaan dari salah satu anggota DPRD Bangkep Harianto. L. Sadardi. STh. I pada saat Rapat Paripurna LKPJ Bupati Bangkep 2025, tiga hari lalu.
Saat itu saudara Harianto bertanya bagaimana hasil keputusan dan tanggapan Bupati mengenai Rekomendasi dari DPRD Bangkep Perihal pembangunan SPBU Patukuki Kecamatan Peling Tengah.
Pada saat Itu Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menjawab terkait dengan SPBU Patukuki, “Kami telah melakukan Pertemuan dengan OPD Tekhnis yang memberi rujukan perizinan, dan setelah beberapa waktu kemudian kami menemukan beberapa fakta fakta di lapangan dan saat ini sementara di lakukan kajian kajian di lapangan dan insya Allah setelah ada kajian kajian dari teman-teman OPD Tekhnis di lapangan baru kami akan keluarkan rekomendasi”.
Berkaitan dengan itu, Ketua LSM Merah Putih meminta sambil menunggu kajian lapangan dari Tim Tekhnis yang di maksud Bupati Bangkep, Habib Muhamad meminta Bupati Bangkep menghentikan sementara pelaksanaan dan aktivitas pembangunan SPBU tersebut sampai ada hasil inspeksi lapangan dari Tim Tekhnis lapangan yang sementara turun lapangan hingga saat ini.
Habib Muhamad juga menegaskan bahwa sudah berulang kali saya menyampaikan bahwa tidak ada maksud menghalangi pembangunan SPBU baru di Bangkep terutama yang ada di Desa Patukuki, tetapi saya hanya mengusulkan masih ada beberapa tempat yang bisa di pertimbangkan misalnya di jalan rata setelah penurunan PDAM memasuki Desa Patukuki, atau di sekitar lapangan bola, ataupun di dalam kampung Patukuki, dan pada intinya dekat dari perkampungan dan bukan di titik yang rawan longsor.
Lebih lanjut Ketua LSM Merah Putih mengatakan, hal ini terbukti jalur patahan yang memang sudah pernah ada dua titik patahan dan beberapa saat lalu sudah di timbun karena pekerjaan jalan, sudah mulai terjadi patahan lagi dan jalan berlubang di pinggir jalan depan SPBU yang sedang di bangun.
Patahan ini bukan di sebabkan oleh adanya pekerjaan jalan baru dan di persalakan proyek pekerjaan jalan atau masi dalam masa perawatan, tetapi memang lokasi dan titik tersebut adalah jalur lembab yang di karenakan adanya titik mata air tidak jauh dari lokasi patahan jalan tersebut.
Sebagai Ketua LSM Merah Putih, Habib Muhamad minta ketegasan Bupati Bangkep, selama Tim Tekhnis yang di turunkan Pemda Bangkep ke lokasi pembangunan SPBU belum ada keputusan dan hasil yang pasti, kirannya aktifitas pembangunan di SPBU di hentikan dulu, sampai ada kepastian rekomendasi dari Bupati Bangkep yang sah, tegas Habib.
(Muis/CNN)











Tinggalkan Balasan