Example 728x250.

Bupati H. Amirudin Jadi Khatib di Sholat Idul Fitri di Lapangan Mirqan, Tekankan Fokus Pada Pelayan dan Percepatan Pembangun Daerah

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Luwuk, Bupati Banggai dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili, bersama jajaran Pemda Banggai melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Mirqan, kawasan perkantoran Bukit Halimun, Luwuk Selatan, Sabtu (21/3/2026).

Ini kali pertama Lapangan Mirqan digunakan sebagai tempat pelaksanaan salat Idul Fitri. Selama ini, panitia Peringatan Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Banggai rutin menyelenggarakan salat Idul Fitri di Masjid Agung An-Nuur Luwuk.

Pada kesempatan itu, Bupati Amirudin didapuk sebagai khatib salat Idul Fitri. Bertindak sebagai imam yaitu Muhammad Jukri AT Arsyad.

Dalam khotbahnya, Amirudin mengajak jemaah untuk memaknai Idul Fitri sebagai momentum merajut kembali jalinan silaturahmi, menghapus segala kesalahan dan dosa, serta momentum untuk berhijrah dari keburukan menuju kebaikan.

“Inilah hari terbaik bagi kita untuk saling bermaaf-maafan. Hilangkan semua prasangka, silang sengketa, kita rebut kasih sayang Allah SWT.,” ujarnya.

Khatib menekankan bahwa segala ekses negatif yang ditimbulkan akibat perbedaan pilihan politik harus direduksi. Pesannya jelas: berbeda pilihan itu hal biasa, tapi setelahnya masyarakat harus kembali bersatu.

“Yang lalu biarlah berlalu. Kita sudah melewati masa itu. Saat ini kita fokus pada pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah. Jangan lagi bicara pilkada, tapi bicaralah apa yang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Banggai,” kata khatib.

Dalam pandangannya, Amirudin mengingatkan bahwa Islam mengajarkan silaturahmi harus terjaga sampai kapanpun, termasuk dalam situasi politik.

“Oleh karena itu, buanglah perasaan dendam, sirnakan keangkuhan, dan berhentilah menyebarkan berita yang tidak benar lewat media,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, khatib juga mengajak jemaah untuk mengenang kembali jasa-jasa dan kasih sayang kedua orang tua.

“Seandainya keduanya masih hidup, bersimpuhlah di hadapan mereka, ciumlah tangan mereka, peluklah tubuh mereka yang sudah rapuh karena mereka pasti akan meninggalkan kita,” ujarnya.

Menutup khotbahnya, Bupati Amirudin meminta kerelaan semua jemaah untuk saling memaafkan. “Dengan hati terbuka dan tangan terulur, mari kita saling maaf-memaafkan, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

Selepas salat, Bupati Amirudin dan jajaran Pemda Banggai berbaur dengan para jemaah, saling menyodorkan tangan dan bermaaf-maafan.

*)Muis/CNN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *