Example 728x250.

Saka Bhayangkara Jadi Garda Kemanusiaan di Operasi Ketupat 2026

banner 120x600

CakrawalanationalnewsMentok, Di tengah padatnya arus mudik Lebaran, kehadiran Saka Bhayangkara binaan Polres Bangka Barat menjadi sorotan. Bukan sekadar membantu, para pemuda ini tampil sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan pada pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026.kamis 19 Maret 2026

Setiap harinya, sebanyak 13 personel Saka Bhayangkara diterjunkan secara bergantian untuk melaksanakan kegiatan Karya Bakti Lebaran. Mereka membantu tugas di Pos Pelayanan (Pos Yan), mengatur arus lalu lintas, hingga memberikan bantuan langsung kepada pemudik, terutama ibu-ibu dan lansia yang kesulitan membawa barang.

Yang menarik, keterlibatan mereka bukan sekadar formalitas. Para anggota Saka Bhayangkara justru mengaku bangga dan senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan sosial bersama Polres Bangka Barat.

“Saya senang bisa ikut membantu masyarakat, apalagi ini momen Lebaran. Bisa bantu orang tua yang kesulitan itu rasanya luar biasa,” ujar Rizki valensia salah satu anggota Saka Bhayangkara.

Aksi nyata para pemuda ini bahkan sempat menyita perhatian Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, yang turun langsung meninjau kegiatan di lapangan.

Dalam kunjungannya, Kapolres menyaksikan langsung momen ketika anggota Saka Bhayangkara dengan sigap membantu seorang lansia yang hendak menyeberang ke luar Pulau Bangka, mengangkat barang bawaan tanpa diminta.

Menurut Kapolres, apa yang dilakukan para anggota Saka Bhayangkara tersebut merupakan bentuk ketulusan dan nilai kemanusiaan yang patut diapresiasi.

“Saya sangat mengapresiasi dedikasi adik-adik Saka Bhayangkara. Di saat yang lain fokus pada kegiatan sekolah, mereka justru hadir membantu masyarakat dengan penuh keikhlasan. Ini adalah contoh nyata generasi muda yang peduli dan berjiwa sosial tinggi,” ujar Kapolres.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengamalan Dasa Dharma Pramuka, khususnya dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Kehadiran Saka Bhayangkara dalam Operasi Ketupat Menumbing 2026 dinilai sangat membantu tugas kepolisian, terutama dalam aspek kemanusiaan. Kepedulian yang mereka tunjukkan menjadi energi positif di tengah hiruk-pikuk mudik, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan orang tua mereka.

Di balik seragam cokelat yang mereka kenakan, tersimpan semangat pengabdian yang tulus—membuktikan bahwa generasi muda Bangka Barat mampu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan penolong bagi sesama.

(Ril/CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *