Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Walikota Pangkalpinang, Profesor Saparudin, mengadakan rapat rutin bulanan untuk membahas kinerja dan serapan anggaran dari seluruh dinas dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam rapat tersebut, Walikota menekankan pentingnya konsistensi dan mencari solusi untuk kendala-kendala yang dihadapi oleh OPD-OPD.
“Kita cari solusi-solusinya, tadi kita bicara masalah anggaran, stresing kepada OPD-OPD yang kerjanya masih kurang, serapan anggarannya ya itu kita ingatkan terus,” kata Walikota Udin sapaan akrabnya, Senin (16/03/2026) diruang rapat Kantor Baperda Kota Pangkalpinang.

Selain itu, Walikota Udin juga menyinggung tentang kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diterbitkan melalui surat edaran. Dalam kebijakan ini, ASN dan Pegawai Kontrak diwajibkan untuk absen selama WFA.
“WFA sudah sudah ada surat edarannya, kalau enggak salah tanggal 24, Selama WFA mereka harus absen baik ASN Pemkot maupun Pegawai lainnya,” ucapnya.
Untuk pencapaian Kota Pangkalpinang, Walikota mengumumkan bahwa Kota Pangkalpinang telah meraih posisi pertama dalam penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

“Awalnya kita diposisi lima, lalu kita sekarang mendapatkan posisi pertama, tapi ini harus kita tingkatkan terus, saya lihat tadi masih ada yang belum baik dalam pengelolaan barang milik daerah,” tandas Udin.
Oleh karenanya, Walikota akan mengambil langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut, termasuk sewa-menyewa lahan, sertifikasi lahan milik pemerintah kota, dan lahan-lahan bermasalah.
“Apa saja nanti kebijakan-kebijakan walikotanya terhadap hal tersebut,” pungkasnya.
(HR75)


.












