Example 728x250.
BERITA  

RUPS Tahunan dan Luar Biasa Bank SulutGo Tetapkan Susunan Pengurus Baru dan Komitmen Modal Rp 3 Triliun

banner 120x600

Cakrawalanational News-Manado, PT. Bank SulutGo (BSG) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada Rabu, 9 April 2025 di Gedung Kantor Pusat Bank SulutGo, Jl. Pierre Tendean No. 100, Manado. RUPS kali ini membahas kinerja keuangan tahun 2024, rencana bisnis tahun 2025, serta penetapan susunan calon pengurus manajemen yang baru.

RUPS dipimpin oleh dua Pemegang Saham Pengendali (PSP), yaitu Gubernur Provinsi Sulawesi Utara sebagai PSP utama dan PT. Mega Corpora sebagai PSP kedua, seiring dengan bergabungnya BSG dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) Permodalan Bank Mega.

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, para Bupati dan Walikota se-Sulawesi Utara dan Gorontalo selaku pemegang saham daerah, serta perwakilan dari Koperasi Karyawan (Kopkar) BSG.

Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, dalam kapasitasnya sebagai PSP, menyatakan komitmennya untuk mendukung BSG. Ia bahkan siap menjadi “marketing” bagi bank tersebut dan mendorong seluruh mitra Pemerintah Daerah untuk mengelola keuangan melalui BSG. Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan Menteri Keuangan mengenai penyimpanan RKUD di bank pembangunan daerah seperti BSG.

Dalam RUPS ini, disampaikan pemaparan kinerja keuangan tahun 2024 serta rencana bisnis BSG untuk 2025 oleh Direktur Utama, Revino Pepah. Beberapa keputusan penting yang diambil antara lain:

1. Penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2024

2. Penetapan dana kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Keuangan Berkelanjutan 2025

3. Pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik

4. Pengesahan dana setoran modal tahun 2024–2025

5. Tindak lanjut implementasi KUB bersama PT. Mega Corpora

Adapun penggabungan BSG dalam KUB PT. Mega Corpora hanya bersifat sementara, hingga pemenuhan modal inti sebesar Rp 3 triliun tercapai. Setelah itu, BSG akan terlepas dari KUB.

Melalui RUPS-LB, ditetapkan susunan pengurus Dewan Komisaris yang baru, yaitu:

Ramoy Markus Luntungan sebagai Komisaris Utama

Max Kembuan sebagai Komisaris

Sam Sachrul Mamonto, Jacklyn Koloay, dan Djafar Alkatiri sebagai Komisaris Independen

Selain itu, para pemegang saham sepakat untuk memenuhi kebutuhan modal sebesar Rp 3 triliun dalam jangka waktu paling lambat delapan tahun.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi BSG sebagai bank pembangunan daerah yang semakin profesional dan berdaya saing tinggi di tengah tantangan industri perbankan.

(Debby/CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *