Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bukan sekadar ujian, tapi amanat profesi untuk memperkuat ekosistem jurnalistik nasional. Hal itu disampaikan Taufik Batubara, tentor sekaligus penguji UKW dari Lembaga Uji Kompas, saat penutupan acara di Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (23/5/2026).
“Secara umum ada rasa senang dan bangga. Ini amanat dari Dewan Pers dan Lembaga Uji Kompas. Jadi ini tanggung jawab profesi untuk membantu teman-teman di seluruh Indonesia agar kompetensinya meningkat,” ujar Taufik.

Menurutnya, proses UKW juga menjadi ruang belajar dua arah. Penguji bisa mendapat masukan dari peserta, begitu pula sebaliknya.
Taufik menilai pelaksanaan UKW di Bangka Belitung berjalan kondusif. Ia mengapresiasi panitia dari grup Bangka Pos dan fasilitasi dari pemerintah setempat yang mendukung kelancaran acara.
“Kerja sama ini ikut membantu pengembangan dunia pers. Pada akhirnya bermanfaat juga bagi masyarakat dan pemerintah, karena pers adalah pilar keempat demokrasi dan mitra dalam menjalankan kegiatan pemerintahan,” katanya.
UKW di Bangka Belitung ditutup dengan suasana hangat antara penguji, peserta, dan panitia.
(Hairul Anwar Al-ja’fary)












Tinggalkan Balasan