Baru.png

UBB Kukuhkan 405 Lulusan, Yusril: Ijazah Adalah Amanah, Bukan Tiket Kerja

banner 120x600

Cakrawalanational.newsPangkalpinang, Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-37 di Balai UBB Balunijuk Merawang Kabupaten Bangka Babel, Rabu (29/7/2026). Sebanyak 405 lulusan dari Program Pascasarjana dan 5 fakultas resmi dikukuhkan.

Rektor UBB, Prof Dr Ibrahim, MSi mengatakan, kelulusan bukan akhir. Ia mengingatkan wisudawan untuk siap menghadapi dunia kerja yang kompetitif.

“Jika dahulu kalian masih bergantung kepada orang tua, kini dunia menuntut kalian menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, serta mampu menjawab dinamika zaman yang bergerak cepat, kompetitif, dan penuh perubahan,” tegas Ibrahim.

Menurutnya, lulusan UBB diharapkan unggul secara akademik dan memiliki karakter serta integritas.

Dalam wisuda itu, Rektor menyerahkan e-ijazah secara simbolis. UBB juga memberikan penghargaan kepada 26 wisudawan terbaik. Penyerahan dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof Dr Yusril Ihza Mahendra.

Prosesi pemindahan kuncir dan penyerahan ijazah dilakukan bertahap. Diawali 13 lulusan Pascasarjana: 4 Magister Manajemen, 6 Magister Hukum, dan 3 Magister Ilmu Pertanian.

Selanjutnya dikukuhkan 52 lulusan Fakultas Hukum, 161 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 76 lulusan Fakultas Sains dan Teknik, 61 lulusan Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, serta 42 lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Dalam orasi ilmiahnya, Yusril Ihza Mahendra menegaskan wisuda adalah awal pengabdian.

“Wisuda bukanlah akhir dari belajar. Wisuda adalah berakhirnya hak untuk selalu dimaklumi sebagai mahasiswa dan dimulainya kewajiban untuk menjawab persoalan nyata sebagai seorang sarjana,” kata Yusril.

Ia menyebut ijazah bukan jaminan pekerjaan, melainkan tanggung jawab.

“Ijazah bukanlah tiket untuk menuntut pekerjaan, tetapi bukti bahwa saudara telah memperoleh bekal ilmu yang harus dipertanggungjawabkan melalui karya dan pengabdian,” ujarnya.

Yusril juga mendorong lulusan memanfaatkan teknologi untuk berinovasi.

“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Usahakan menjadi pencipta nilai dengan teknologi.”

Ia berharap lulusan UBB menjadi generasi adaptif dan berintegritas, serta siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional.

(DH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *