Baru.png

Bedah Buku Pandji Tisna di Lovina: Warisan Sastra Jadi Modal Pariwisata Buleleng

banner 120x600

Cakrawalanational.newsBuleleng Bali, Semangat melestarikan sejarah dan sastra Bali Utara mengemuka lagi. Lewat sarasehan dan bedah buku “Bunga Rampai Anak Agung Pandji Tisna Pendiri Lovina”, Pemerintah Kabupaten Buleleng mencoba menghidupkan kembali pemikiran tokoh Pujangga Baru itu.

Kegiatan yang digelar di Spice Beach Club, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng Bali, Minggu 26/7/2026, menjadi bagian dari rangkaian Lovina Festival 2026.

Dalam sambutan Bupati Buleleng yang dibacakan Kadisdikpora Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata, sarasehan ini disebut bukan sekadar mengenang.

“Warisan pemikiran Anak Agung Pandji Tisna harus terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi muda. Beliau telah meletakkan fondasi penting bagi perkembangan sastra sekaligus pariwisata Bali Utara,” ujar Surya Bharata.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh puri. Tampak Penglingsir Puri Sukasada IGN Oka Darmawan dan IGN Ngurah Rahardja.

Menariknya, salah satu penyusun buku adalah cucu Pandji Tisna sendiri, Pengelingsir Puri Agung Singaraja Anak Agung Ngurah Ugrasena.

“Buku ini kami susun sebagai upaya mendokumentasikan pemikiran, perjuangan, dan keteladanan Anak Agung Pandji Tisna agar tidak hilang ditelan zaman,” ungkap Ngurah Ugrasena.

Diskusi berlangsung dinamis. Tiga narasumber: Made Adnyana Ole, Dr. A.A. Ngurah Tini Rusmini Gorda, dan Jro Gde Sudibya, mengupas kiprah Pandji Tisna di dunia sastra hingga perannya merintis Lovina.

Pemkab Buleleng menegaskan komitmennya. Warisan pemikiran Pandji Tisna diharapkan jadi fondasi pariwisata berkelanjutan. Bukan hanya pantai, tapi juga sejarah, sastra, dan kearifan lokal sebagai daya tarik utama Bali Utara.

(JR77)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *