Example 728x250.

Atasi Krisis Air Bersih dan irigasi Pertanian, Bupati Amirudin Dorong Pembangunan Waduk di 2027

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Luwuk, Forum Perangkat Daerah dalam menyusun Rancangan. Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Banggai tahun 2027 merupakan yang strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah yang lebih terarah dan bertanggung jawab.

Melalui forum tersebut, setiap perangkat daerah diharapkan memandang proses penyusunan perencanaan bukan sekedar kewajiban administratif, melainkan sebagai upaya menghasilkan kebijakan yang lebih fokus, lebih tegas dan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Pada RKPD kali ini Pemerintah Kabupaten Banggai berencana untuk membangun waduk pada tahun 2027 guna mengatasi krisis air bersih dan kebutuhan air irigasi pertanian, hal ini mendapat respons positif dari DPRD Banggai. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk menjawab persoalan ketersediaan air yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

Rencana pembangunan waduk itu disampaikan Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, dalam Forum Perangkat Daerah yang digelar oleh Bappeda Banggai di Kecamatan Luwuk Selatan, Rabu (11/3/2026).

Dalam forum tersebut, Bupati Amirudin menegaskan bahwa persoalan ketersediaan air bersih dan air untuk irigasi masih menjadi salah satu keluhan utama masyarakat di sejumlah kecamatan. Masalah ini bahkan terus muncul dalam berbagai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat desa hingga kabupaten.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Perumda Air Minum Banggai, berkurangnya debit air pada musim kemarau menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kelangkaan air.

“Karena itu saya berharap dengan persetujuan teman-teman di DPRD, pada tahun 2027 bisa dialokasikan anggaran yang lebih besar untuk mengatasi persoalan air,” ujar Amirudin.

Rencana tersebut mendapat dukungan dari DPRD Banggai. Ketua Komisi II DPRD Banggai, Irwanto Kulap, menilai pembangunan waduk merupakan langkah konstruktif yang penting untuk menjamin ketersediaan air di masa mendatang.

“Insyaallah program tersebut bisa kita sepakati dalam perencanaan pembangunan tahun 2027,” kata Irwanto.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Banggai, Suprapto, meminta agar pengelolaan sumber daya air direncanakan secara komprehensif. Ia mendorong Perumda Air Minum Banggai bersama instansi teknis terkait untuk menyiapkan perencanaan yang matang, termasuk pembangunan waduk maupun penampungan air sebagai langkah antisipasi terhadap penurunan debit air.

Selain itu, ia juga menyoroti persoalan distribusi air bersih yang dinilai belum merata di tengah masyarakat.

“Distribusi air harus diperbaiki. Masih ada keluhan masyarakat karena pelayanan air belum merata,” ujarnya.

Forum Perangkat Daerah yang menjadi bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Banggai tahun 2027 tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, Ketua DPRD Banggai Saripudin Tjatjo, Wakil Ketua I DPRD Banggai I Putu Gumi, Sekretaris Daerah Banggai Moh. Ramli Tongko, serta para pimpinan perangkat daerah.

Kegiatan forum dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Pada hari kedua, Kamis (12/3/2026), agenda dilanjutkan dengan desk forum perangkat daerah yang mempertemukan perangkat daerah dengan pemerintah kecamatan untuk membahas usulan prioritas hasil Musrenbang dan hasil reses DPRD sebelum dibawa ke Musrenbang tingkat kabupaten.

*)Muis/CNN

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *