banner

Asproksi Siap Bersinergi Bersama Kadin Indonesia 

banner 120x600

CNN-Jakarta, Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional (Asproksi) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri kesehatan nasional.

Dalam acara resmi yang berlangsung di Jakarta, tanggal 10 Desember 2024, Kadin Indonesia meresmikan Perkumpulan Pengelola Sertifikasi Profesi Indonesia yang diresmikan oleh Wakil Ketua Umum (WKU) Kadin Indonesia Bidang Vokasi, sekaligus Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Bapak Adi Mahfudz Wuhadji.

Pengukuhan Perkumpulan ini menandai langkah besar bagi Asproksi dalam menciptakan ekosistem industri kesehatan yang lebih kompeten dan profesional. Untuk mengantisipasi pentingnya Sertifikasi Profesi yang terkait dengan alat kesehatan hasil industri yang diperlukan.

Dalam sambutannya, Adi Mahfudz Wuhadji menyampaikan pentingnya sertifikasi profesi di tengah tantangan globalisasi. “Perkumpulan Pengelola Sertifikasi Profesi Indonesia ini, diharapkan bisa menjadi motor penggerak dalam menciptakan tenaga kerja yang lebih kompeten, terampil, dan siapa bersaing didunia industri yang semakin dinamis melalui Sertifikasi di Indonesia “.

Sementara Amirudin, Humas dan Kelembagaan Asproksi, menyampaikan bahwa, “Sertifikasi profesi menjadi standar mutlak untuk menjamin kualitas tenaga kerja, khususnya di sektor kesehatan. Kami optimis Asproksi akan menjadi garda terdepan dalam peningkatan daya saing nasional dan bangga dengan adanya perkumpulan ini” ujarnya.

Mengingatkan meeting internal pada 2 Oktober 2024 lalu, Fazhra Fawwaz Al Firman (Ketua Umum Asproksi) menyampaikan mengenai perombakan Pengurus untuk optimalkan tujuan yang sama adanya sertifikasi profesi yang dimaksud. Asproksi juga mengumumkan perombakan besar-besaran dalam struktur kepengurusannya. Fazhra menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk menyatukan visi dan misi seluruh pengurus guna mencapai tujuan bersama, khususnya dalam memajukan industri kesehatan di Indonesia.

“Asproksi tidak hanya ingin menjadi pelengkap dalam industri kesehatan, tetapi menjadi pionir yang membawa produk kesehatan Indonesia mencapai standar internasional. Kami optimis mampu menciptakan dampak positif secara nasional maupun global dengan perubahan ini,” ujar Fazhra.

Kerja sama strategis antara Asproksi dan Kadin Indonesia menjadi salah satu fokus utama organisasi ini. Dengan peran Kadin sebagai penggerak dunia usaha dan industri, Asproksi siap bergandengan tangan dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang kesehatan.

Amat Amirudin, menambahkan, “Kemitraan ini tidak hanya memperkuat jaringan kami di sektor kesehatan, tetapi juga mendorong terciptanya inovasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.”

Dengan pengukuhan Pengelola Sertifikasi Profesi Indonesia ini, Asproksi berharap dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk serta tenaga kerja kesehatan Indonesia. Hal ini diharapkan dapat berdampak pada pertumbuhan industri kesehatan yang lebih berkelanjutan dan mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional.

Acara ini juga menjadi momentum bagi Asproksi untuk menunjukkan bahwa industri kesehatan Indonesia memiliki potensi besar yang dapat bersaing di kancah global, selaras dengan tujuan pembangunan nasional. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *