Cakrawalanational News-Pangkalpinang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat bersama Gubernur Hidayat Arsani dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada 5 Mei 2025. Rapat membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk lima tahun mendatang, dengan arah kebijakan Gubernur dalam pembangunan daerah sesuai dengan visi dan misi kampanye lalu.
Menurut Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (KBB), Hidayat Arsani, ada tiga hal penting yang akan Ia lakukan, yaitu meningkatkan royalti dari 3% menjadi 7,5%, melakukan efisiensi anggaran di setiap OPD, serta memberdayakan UMKM, pendidikan, dan kesehatan.
“Kita akan kaji ulang IUP pasir yang diajukan, apakah benar-benar investasi,” ujarnya saat diwawancara Media Cakrawalanational News, Senin 5 Mei 2025 di Gedung DPRD Babel.
Saat disinggung mengenai penambangan timah dan terpilihnya Direktur Utama PT Timah tbk, ia mendukung agar perusahaan BUMN tersebut selalu produktif dan memberikan manfaat dan kontribusi ke daerah-daerah penghasil.

Sementara menurut Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, menyatakan pentingnya RPJMD 2025-2029 sebagai panduan pembangunan yang tepat sasaran sesuai dengan visi-misi gubernur Kepulauan Bangka Belitung (KBB).
“Gubernur terpilih, Dayat Arsani, telah menyampaikan visi dan misinya sesuai dengan janji kampanye. Langkah selanjutnya adalah mensinkronkan visi dan misi tersebut dengan RPJMD Babel secara umum,” tandas Didit.
Terlepas dari itu, Didit berharap agar rapat kedua lembaga ini dapat menghasilkan kesepakatan yang konstruktif dan menjadi tonggak awal yang baik dalam mewujudkan cita-cita pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (KBB).
Ditambahkannya, bahwa momentum krusial ini merumuskan haluan pembangunan provinsi KBB untuk lima tahun ke depan.
“Rencananya, pada 14 Mei 2025, kedua lembaga eksekutif dan legislatif Babel akan menandatangani kesepakatan tersebut”, ujarnya. (Rd/CNN)











Tinggalkan Balasan