Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Senin (26/10/2026), Pendidikan pesantren dinilai memiliki peran strategis membentuk karakter generasi muda. Peran itu didukung PT Timah Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar pengembangan pendidikan keagamaan di wilayah operasionalnya.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan fasilitas hingga edukasi keselamatan santri.
Di Bangka, PT Timah memberikan bantuan pembangunan asrama santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mansyur di Desa Balunijuk, Merawang, Kabupaten Bangka. Pesantren yang berdiri sejak 2011 ini berkembang dari TPA menjadi lembaga pendidikan jenjang PAUD hingga SMP dan telah melahirkan ratusan penghafal Al-Qur’an di Babel.
Ketua Yayasan Al-Mansyur, Ali Mutakin, menyebut keterbatasan biaya masih menjadi tantangan utama akses pendidikan.
“Dalam telaah saya, tingginya angka putus sekolah bukan semata-mata karena minat anak-anak untuk belajar yang rendah, tetapi juga karena aksesibilitas dan keterbatasan biaya. Kami sendiri konsisten memberikan beasiswa kepada 20 hafidz dan hafidzah setiap tahun,” ujarnya.
Ia mengapresiasi dukungan PT Timah yang sebelumnya juga membantu pembangunan SDIT Al-Mansyur pada 2017.
Dukungan serupa disalurkan ke Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung di Jalan Permata 2, Air Merbau, Tanjungpandan. Bantuan 2026 difokuskan untuk pembangunan dan kelengkapan ruang belajar bagi 45 santri.
Ketua Yayasan Permata Belitung, Nur Khotim, mengatakan tujuan pesantren adalah mencetak penerus penghafal Al-Qur’an agar anak-anak tidak harus keluar daerah untuk belajar tahfiz.
“Tujuan kami mendirikan pesantren tahfiz ini supaya ada penerus-penerus penghafal Al-Qur’an. Anak-anak di sekitar sini juga punya tempat untuk belajar tahfiz Al-Qur’an tanpa harus keluar daerah,” tuturnya.
Selain asrama dan ruang kelas, PT Timah juga membantu pembangunan masjid di Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Madinatunnajah, Yayasan Khodijah Center Madani, Pangkalpinang. Masjid tersebut direncanakan menjadi pusat ibadah sekaligus pembinaan karakter.
Ketua Yayasan Khodijah Center Madani, Samiah, menyebut saat ini pesantrennya memiliki 73 santriwati dan TPA sore hari diikuti sekitar 100 anak.
Tidak hanya infrastruktur, PT Timah juga masuk ke aspek edukasi keselamatan. Bersama Division Kundur Area, perusahaan menggelar edukasi penanganan kebakaran bagi santri Pondok Pesantren Darul Furqan, Desa Sawang Laut, Kundur Barat, Karimun, Kepulauan Riau, dalam Masa Pengenalan Lingkungan Pondok (MPLP) Tahun Ajaran 2026/2027.
Pimpinan Pesantren Darul Furqan, H. Choirur Rosid, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bekal penting bagi santri dalam mengenali risiko dan tindakan darurat.
(Rn)










Tinggalkan Balasan