banner

Pastikan Steril dari Barang Terlarang, Jajaran Lapas Pematang Siantar Ikrar Bersama dan Tes Urin Mendadak

banner 120x600

Cakrawalanational.newsPematangsiantar, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pematang Siantar menunjukkan keseriusan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dengan menggelar Apel dan Ikrar Bersama bertajuk “Zero Halinar” (Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan), Jumat (08/05/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret Lapas Pematang Siantar dalam merespons tantangan keamanan di lingkungan pemasyarakatan. Tidak bergerak sendiri, Lapas menggandeng unsur TNI, POLRI, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memperkuat pengawasan dan memastikan transparansi dalam setiap tindakan.

Komitmen Tanpa Toleransi

Kepala Lapas Kelas IIA Pematang Siantar, Davy Bartian, yang memimpin langsung kegiatan ini menegaskan bahwa integritas petugas adalah harga mati. Dalam amanatnya, ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk tidak memberikan ruang sedikit pun bagi pelanggaran, terutama yang melibatkan peredaran narkoba dan praktik penipuan yang dikendalikan dari dalam Lapas.

“Komitmen ini bukan sekadar seremoni atau slogan, melainkan bentuk pertanggungjawaban kami kepada publik. Pengawasan akan diperketat dan tindakan tegas akan diambil bagi siapa saja yang terbukti melanggar,” ujar Davy Bartian di hadapan personel gabungan.

Razia Gabungan dan Deteksi Dini

Usai pelaksanaan apel, tim gabungan langsung bergerak melakukan razia menyeluruh di blok-blok hunian warga binaan. Petugas menyisir setiap sudut kamar untuk mencari barang-barang terlarang seperti perangkat komunikasi ilegal dan narkotika. Meski dilakukan secara mendalam, razia tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Selain penggeledahan fisik, Lapas juga menyelenggarakan tes urin secara mendadak bagi para pegawai dan warga binaan. Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini sekaligus memastikan bahwa lingkungan Lapas benar-benar bersih dari penyalahgunaan zat terlarang.

Mendukung Program Nasional

Aksi ini sejalan dengan program akselerasi yang dicanangkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dengan terciptanya lingkungan yang “Zero Halinar”, diharapkan proses pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan lebih optimal sehingga mereka siap kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik.

Melalui sinergi lintas instansi ini, Lapas Pematang Siantar berupaya menjaga kepercayaan publik serta mewujudkan sistem pemasyarakatan yang modern, aman, dan berintegritas tinggi

(M. Habil Syah)