Example 728x250.

Ratusan Mahasiswa UBB Gelar Aksi di DPRD Babel, Soroti Program MBG hingga Tuntutan Kesejahteraan Rakyat

banner 120x600

Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Ratusan mahasiswa BEM UBB menggeruduk Kantor DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (6/5/2026). Mereka menuntut pembubaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kesejahteraan buruh, guru, dan anggaran pendidikan 20 persen.

Aksi tersebut disambut langsung oleh Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Pj Gubernur Babel Hidayat Arsani, serta sejumlah anggota dewan lainnya di ruang paripurna.

Sebelum aksi, pukul 14.33 WIB dilakukan monitoring keberangkatan massa di Kampus UBB, Balun Ijuk, Merawang. Sekitar 250 mahasiswa bergerak secara konvoi menggunakan roda dua dan roda empat menuju DPRD Babel dengan pengawalan Satlantas Polres Bangka. Situasi keberangkatan terpantau kondusif.

Setibanya di DPRD Babel, mahasiswa langsung menggelar orasi. Mereka membawa isu strategis mulai dari buruh, petani, perempuan, hingga sektor pendidikan dan ketenagakerjaan.

Dalam orasinya, mahasiswa menegaskan DPRD tidak cukup hanya mendengarkan aspirasi, tetapi harus memperjuangkan dan merealisasikannya.

Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain:

1. Memperkuat pengawasan pelanggaran ketenagakerjaan, termasuk upah di bawah standar.

2. Pengakuan formal pekerja informal dan integrasi ke sistem perlindungan sosial. Sekitar 51,29 persen tenaga kerja Babel ada di sektor informal.

3. Regulasi wajib serap tenaga kerja lokal dan pelatihan kerja.

4. Gaji guru minimal setara UMR serta hapus status honorer jangka panjang.

5. Diversifikasi ekonomi agar tidak bergantung sektor ekstraktif.

6. Kajian empiris dampak UU Cipta Kerja di Babel.

7. Transparansi data anggaran dan pelibatan publik dalam perencanaan pembangunan.

8. Reorientasi anggaran pendidikan 15-20 persen untuk pelatihan, vokasi, dan link and match.

9. Evaluasi Program MBG agar tidak membebani anggaran inti pendidikan.

10. Hapus sistem outsourcing.

Aksi dihadiri Presiden Mahasiswa UBB Randi, Wapresma Fatur, Ketua Kastrat BEM UBB Zulham, serta Jepri, Putri, Balqis, Febriansyah, Martha, dan Ketua Kemenlu BEM UBB Al-Ghifari. Hadir pula perwakilan dari FISIP, FH, FST, FKIK, FPPB, FEB, serta DPM UBB.

Menanggapi aksi, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya menyatakan terbuka terhadap seluruh aspirasi dan akan menindaklanjuti melalui mekanisme yang ada.

Sementara itu, Gubernur Babel Hidayat Arsani mengapresiasi aksi mahasiswa sebagai bentuk kontrol sosial. “Masukan dari mahasiswa menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Aksi berlangsung tertib hingga selesai. Mahasiswa berharap tuntutan tidak hanya berhenti sebagai aspirasi, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata.

(HR75)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *