Cakrawalanational.news-Mentok, Bangkabarat, Sat Res Narkoba Polres Bangka Barat kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan mengamankan tiga orang terduga pengedar dalam operasi yang dilakukan di Kecamatan Mentok, Sabtu (18/4/2026) dini hari.
Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial IS, YR, dan DS. Mereka ditangkap di lokasi berbeda dalam satu rangkaian pengungkapan, dengan barang bukti puluhan paket diduga narkotika jenis sabu siap edar.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa pengungkapan ini menunjukkan masih aktifnya peredaran narkotika di wilayah permukiman masyarakat.
“Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa peredaran narkotika masih terus terjadi dan menyasar berbagai lapisan. Tiga pelaku yang diamankan diduga kuat merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba di wilayah ini,” ujar Iptu Yos Sudarso.
Ia menjelaskan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Hantu Sat Res Narkoba Polres Bangka Barat dengan melakukan penyelidikan intensif.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua pelaku awal dengan barang bukti 18 paket kecil sabu. Selanjutnya, dari pengembangan yang dilakukan, petugas kembali mengamankan satu pelaku lainnya dengan barang bukti lebih besar, yakni dua paket besar dan sepuluh paket kecil sabu, serta dua unit timbangan digital yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran.
“Dari hasil pengungkapan ini, terlihat adanya pola peredaran yang terstruktur, mulai dari paket kecil hingga paket besar, yang mengindikasikan aktivitas peredaran dan bukan sekadar penggunaan,” tegasnya.
Selain narkotika, petugas juga mengamankan sejumlah barang pendukung seperti alat takar, plastik klip, hingga perangkat komunikasi yang diduga digunakan dalam aktivitas transaksi.
Saat ini, ketiga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangka Barat guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Kapolres Bangka Barat melalui Kasi Humas juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memberantas jaringan narkotika hingga ke akar.
“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Pengembangan terhadap jaringan di atasnya terus dilakukan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungannya,” tambahnya.
(Belva)


.












