Mohammad Belia: PLN memastikan pasokan listrik bagi kota Pangkalpinang tercukupi
Cakrawalanational.news-Pangkalpinang, Optimis mencapai target pembangunan dalam 5 tahun ke depan, termasuk menekan pasokan listrik serta penurunan angka pengangguran dan kemiskinan. DPRD Kota Pangkalpinang melalui Ketua Pansus 4 Mohammad Belia Murantika, menggelar rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pangkalpinang 2025-2029, Kamis (26/2/2026).
“Kami sudah lakukan koordinasi dengan pihak PLN, bahwa seiring dengan RPJMD Pangkalpinang, PLN memastikan pasokan listrik bagi kota Pangkalpinang tercukupi,” ungkap Belia.
Selain itu, Ia meminta PT PLN (Persero) untuk memastikan pasokan listrik di wilayahnya tercukupi hingga lima tahun ke depan.
“Dengan adanya rencana PLN membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dalam dua tahun ke depan, tentu akan menjaga pasokan listrik ke Kota Pangkalpinang tetap terjaga,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Belia juga menyebutkan, jumlah pelanggan listrik di Kota Pangkalpinang terus meningkat dari 165.506 ribu jiwa pada 2020 menjadi 196.230 jiwa pada 2024.
“Semoga apa yang dibahas dalam rapat RPJMD dapat terealisasikan untuk masyarakat Kota Pangkalpinang,” imbuhnya.
Hal ini menandakan pemerataan listrik semakin baik di Kota Pangkalpinang yang merupakan ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Menanggapi hal itu, Assistant Manager Perencanaan UP3 Bangka, M Gerry Isra, menjelaskan bahwa daya mampu pasok listrik saat ini 241,05 MW, beban puncak 225,01 MW, dan cadangan 116,04 MW.
Dengan demikian, pasokan listrik untuk Pulau Bangka, khususnya Pangkalpinang, dipastikan terpenuhi.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan saat pemadaman listrik yang terjadi. Itu semua bukan karena disengaja oleh pihak PLN, namun karena trouble dari akibat cuaca atau bencana yang terjadi,” ucap Gerry.
Sementara, rapat RPJMD juga dihadiri oleh Kepala Bappeda, Yan Rizana, Kepala BPS, Dewi Savitri, dan dinas terkait lainnya untuk menyinkronkan data terkait target capaian RPJMD dalam 5 tahun ke depan.
(Hr)


.












